Indonesian
Wednesday 13th of December 2017
code: 82369
Presiden Jokowi Akan Susun Jadwal Pertemuan Ulama Afghanistan dan Indonesia

usai bertemu dengan High Peace Council Yang Mulia Bapak Mohammad Khalili di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/11), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan harapan dari peserta delegasi agar Indonesia ikut berperan dalam memediasi agar konflik-konflik di Afghanistan bisa diselesaikan.

“Tadi Bapak Khalali menyampaikan secara terbuka dan sangat senang sekali kalau Indonesia bisa berperan dalam menyelesaikan konflik di Afghanistan, karena kita dianggap yang pertama, Islam di Indonesia adalah Islam moderat. Yang kedua kita dianggap netral, di tengah dan tidak memiliki kepentingan,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi sampaikan bahwa antusiasme yang disampaikan oleh Delegasi Afghanistan perlu  disambut baik. Ia juga menambahkan bahwa telah menyampaikan segera akan menyusun jadwal secepatnya untuk mengundang ulama-ulama dari Taliban, Afghanistan, Pakistan dan bersama dengan ulama-ulama Indonesia untuk bersama sama mencarikan solusi bagi Saudara yang ada di Afghanistan.

“Tadi saya sampai bahwa indonesia memiliki 714 suku, memiliki 1100 lebih bahasa daerah dengan agama yang berbeda beda, beliau menyampaikan bahwa Indonesia adalah sebuah contoh penerapan Islam yang benar dan merekan ingin sharing dan belajar banyak Islam moderat yang ada di Indonesia,” tutur Presiden Jokowi.

Menanggapi agenda delegasi Afghanistan, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa akan bertemu dengan Muhammadiyah, NU, ulama, pondok pesantren untuk melihat kenapa di Indonesia bisa rukun bersaudara. “Seperti yang tadi saya sampaikan bahwa Indonesia mempunyai kapasitas untuk ikut menyelesaikan perdamaian yang ada di Afganistan,” ujar Presiden.

Sementara itu, mengenai pertemuan dengan perwakilan Bank Dunia, Presiden sampaikan bahwa pembicaraan mengenai outlook Indonesia seperti apa, kekurangannya seperti apa dan diperbaiki dari sebelah mana.

“Saya kira mencari masukan seperti itu dari lembaga manapun sangat penting bagi kita untuk memperbaiki, untuk membenahi hal yang kurang,” pungkas Presiden. 

user comment
 

latest article

  Tentara Irak Temukan Pekuburan Massal Korban Keganasan ISIS
  Robert Mugabe Mundur dari Jabatan Presiden Zimbabwe
  Presiden Jokowi Akan Susun Jadwal Pertemuan Ulama Afghanistan dan Indonesia
  Salah Seorang Komandan Hasyd al-Syu'ba Gugur Akibat Ranjau di Kota Rawa Irak
  Ideologi Pancasila Harus Terus Disampaikan kepada Anak-Anak
  Presiden Jokowi Hadiri Gala Dinner KTT APEC
  Yang Naik kepada Allah itu Iman atau Amal Sholeh?
  Haram Imam Ridha as Sambut dan Layani 20 Ribu Peziarah Pakistan
  Helikopter Saudi Jatuh Dekat Perbatasan Yaman, Sejumlah Pejabat Tewas
  Lagi, Kiai Said dan Habib Luthfi Masuk 50 Teratas Muslim Berpengaruh Sedunia