Indonesian
Thursday 22nd of February 2018
code: 82197

Ini Pendapat GP Ansor tentang Pembubaran Seminar Sejarah 65 di LBH Jakarta

Ini Pendapat GP Ansor tentang Pembubaran Seminar Sejarah 65 di LBH Jakarta
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor Abdul Rochman menanggapi tentang pembubaran Seminar Pelurusan Sejarah 1965/1966 yang berlangsung di gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta di Jl. Diponegoro 74, Jakarta, Sabtu-Ahad, (16-17/9).
 
Menurut dia, Pimpinan Pusat GP Ansor menghargai dan menjunjung tinggi hak setiap warga negara untuk melakukan diskusi dan kajian atas sejarah peristiwa 1965/66. Bahkan mendorong dilakukannya pengkajian yang mendalam dan komprehensif pengungkapan kasus PKI sejak 1948 secara terang-benderang. 
 
Ia menambahkan, Pimpinan Pusat GP Ansor juga menyampaikan agar sesama anak bangsa memperkuat soliditas untuk menghadapi bahaya paham-paham yang merongrong NKRI, Pancasila, dan kebinekaan.
 
Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya membubarkan kegiatan seminar di Gedung LBH Jakarta pada Sabtu (16/9). Polisi berdalih, seminar tersebut dilarang diselenggarakan lantaran tidak mempunyai izin. Pembubaran dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan.
 
Sebagaimana diberitakan Kompas.com, pengacara publik LBH Jakarta Yunita menilai polisi mengingkari kesepakatan yang telah dibuat dengan memaksa membubarkan acara.
 
Di dalam berita itu juga, Yunita menjelaskan, awalnya forum '65 memang berniat untuk menggelar diskusi sejarah tahun 1965-1966. Tetapi kemudian muncul hoaks, bahwa diskusi itu adalah penyebaran paham PKI.
 
"Sudah diklarifikasi juga oleh pihak kepolisian bahwa ini bukan diskusi yang dimaksud. Kemarin polisi juga sudah sepakat diskusi bisa dilanjutkan. Eh sekarang malah membatalkan keputusan mereka kemarin, agar diskusi ditunda," ungkapnya.

latest article

  Iran Gagalkan Plot AS
  Pemakaman Ulama Syiah Nigeria Dihadiri Ribuan Warga Setempat
  Iran Pendukung Terbesar Palestina Pasca Revolusi Islam
  Hubungan Dagang Indonesia-Iran Meningkat
  AS, Penyebab Utama Instabilitas di Afghanistan
  Alquran sebagai Sumber Rujukan Tidak akan Mengalami Perubahan
  Hari Ini Kaum Revolusioner Lebih Tangguh
  Densus 88 Amankan Tiga Terduga Teroris di Solo dan Karanganyar
  Wanita Karir dan Ibu Rumah Tangga
  Presiden Sebut Terjaganya Keberagaman Indonesia Berkat Peran Para Ulama

user comment