Indonesian
Saturday 6th of March 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Mengucapkan Selamat

Mengucapkan Selamat

Mengucapkan selamat buat perkara-perkara yang layak untuk didoakan dan diucapkan keselamatannya merupakan salah satu ciri khas keindahan lisan. Tidak sia-sia bila dalam pembahasan akhlak masalah ini mendapatkan perhatian.

 

Namun pada saat yang sama, mengucapkan selamat tidak pada tempatnya dan tidak perlu, khususnya untuk kezaliman dan para pelakunya merupakan sesuatu yang tercela dan dilarang.

 

Dinukil dari Muhammad bin Muslim:

 

"Di Madinah, saat kami berada di sisi Imam Baqir as, beliau tahu bahwa masyarakat sedang melewati depan rumahnya secara berkelompok-kelompok menuju ke sebuah arah.

 

Imam Baqir as kepada salah satu sahabatnya bertanya, "Apakah ada sesuatu yang terjadi?"

 

Sahabat itu menjawab, "Penguasa baru untuk Madinah telah ditetapkan dan masyarakat berbondong-bondong menyambutnya dan mengucapkan selamat kepadanya.

 

Kemudian Imam Baqir as berkata, "Sekarang, setiap laki-laki pergi mengucapkan selamat untuk perkara yang tidak bernilai dan penguasa yang hina, padahal yang demikian ini merupakan pintu dari pintu-pintu jahannam." (Wasail as-Syiah, jilid 12, hal 153) (IRIB Indonesia / Emi Nur Hayati)

 

Sumber: Donya-ye Zaban; 190 Gonah Zaban, Kareem Feizi, Qom, Tahzib, 1386, cetakan ke-4.

70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Dialog Fatimah as dengan Abu Bakar; Mengungkap kebohongan sebuah hadis politik
Tafsir Al-Quran, Surat Al-Isra Ayat 11-14
Menengok Keabsahan Doa Kumail, bag 1
Nikah Mut’ah Antara Hukum Islam dan Fitnah Wahhabi
Mengingat bahwa Allah Swt tidak akan dapat dilihat, lantas apa maksud dari “Lamahjubun” yang ...
Mengenal Ar-Rahman dan Ar-Rahim
Qadha dan Qadar
Pemaaf dan Sabar, Akhlak Nabi dan Orang-orang Saleh
Ghibah; Penghapus Amal Perbuatan
Apakah ada dalam al-Quran sebuah ayat yang berbicara tentang estetika dan keindahan?

 
user comment