Indonesian
Sunday 22nd of May 2022
7735
0
نفر 0

Doa Nadi Ali dan kegunaannya

Doa Nadi Ali dan kegunaannya



Khasiat doa Nadi Ali di antaranya adalah:

1.    Jika seseorang memiliki hajat yang besar, hendaknya

dibaca 7 kali demi terkabulnya hajat tersebut.
2.    Jika menginginkan kekayaan, hendaknya dibaca setiap

usai shalat subuh sehari 9 kali.
3.    Jika ingin menunaikan hutang, hendaknya dibaca

selama 15 hari, sehari 22 kali.
4.    Jika doa ini dibawa, maka pemebawanya akan aman dari

bahaya jin, hewan dan manusia.

Teks doa:

بِسمِ اللهِ الرَّحمن الرَّحیم

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

نَادِ عَلِیّاً مَظهَرَالعَجَائِبِ

Panggillah Ali, yang mapak padanya sifat-sifat yang luar

biasa

تَجِدهُ عَوناً لَکَ فِی النَّوائِبِ لِی

kau akan mendapatinya sebagai pembantu di kesusahan-

kesusahanmu

اِلَی اللهِ حَاجَتِی وَعَلَیهِ مُعَوَّلِی

kepada Allah aku berharap untuk hajat-hajatku

کُلَّمَا اَمَرتَهُ وَرَمَیتَ مُنقَضِی فِی ظِلِّ اللهِ وَ یُضلِلُ اللهُ لِی

aku meminta pertolongan darimu untuk kesusahan-

kesusahanku

اَدعُوکَ کُلَّ هَمٍّ وَغَمًّ سَیَنجَلِی

Aku menyeru kepadamu agar susah dan sedihku menjadi reda

بِعَظَمَتِکَ یَا اَللهُ

demi keagunganmu ya Allah

بِنُبُوَّتِکَ یامُحَمَّدَ

demi kenabianmu wahai Muhammad

بِوِلَایَتِکَ یَاعَلِیُّ یَاعَلِیُّ یَاعَلِیُّ اَدرِکنِی

demi wilayahmu ya Ali, ya Ali ya Ali.

بِحقِّ لّطفِکَ الخَفِیِّ اَللهِ اَکبَر

Demi kasih dan karuniamu. Allahu Akbar.

اَنَا مِن شَرِّ اَعدَائِکَ بَرِیءٌ

Aku berlindung dari-Mu akan bahaya musuh-musuhmu.

اللهُ صَمَدی مِن عِندِکَ مَدَدِی

Allah yang tak membutuhkan apapun, Engkau lah yang

menjadi pertolonganku

وَعَلَیکَ مُعتَمَدِی

dan kepadamu aku bersandar

بِحَقِّ إِیَّاکَ نَعبُدُ وَ إیَّاکَ نَستَعینُ

Demi iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in (kepadamu kami

menyembah dan darimu kami meminta pertolongan)

یَااَبالغَیثِ اَغِثنِی

wahai Abul Ghaits berilah aku pertolongan

یااَبَاالَحَسَنَین اَدرِکنی

wahai Abul Hasanain tolong aku

یَاسَیفَ اللهُ اَدرِکنِی

wahai pedang Allah tolong aku

یَابَابَ اللهِ اَدرِکنی

wahai pintu Allah tolong aku

یَاحُجَّةَ اللهِ اَدرِکنی

wahai hujjah Allah tolong aku

یا وَلِیَّ اللهِ اَدرِکنی

Wahai wali Allah tolong aku

بِحَقَّ لُطفِکَ الخَفیَّ

demi kasihmu yang tak terlihat

یا قَهّارُتَقَهَّرتَ بِالقَهرِ

wahai yang maha kuat dengan kekuatanmu

وَالقَهرُ فِی قَهرِ قَهرِکَ

kekuatan dan dalam keangkuhanmu

یاقَهارُ یاقاهِرَالعَدُوّ

wahai yang kokoh terhadap musuhmu

یَاوَاِلیَ الوَلِیَّ

wahai wali-nya wali

یا مَظهَرَ العَجائِبِ

wahai manifestasi keajaiban

یامُرتَضَی عَلِیُّ

wahai Murtadha Ali

رَمَیتَ مَن بَغَی عَلَیَّ بِسَهمِ اللهِ وَسَیفِ اللهِ القَاتِلِ

engkau melemparkan panah dan menghunuskan pedang Allah

terhadap orang yang berbuat aniaya padaku

اُفَوَّضُ اَمری اِلیَ اللهِ

kuserahkan perkaraku kepada Allah

اِنَّ اللهُ بَصِیرٌ بِالعِبَادِ وَاِلَهُکُم اِلَهٌ واحِدٌ

sesungguhnya Allah maha mengetahui keadaan hambanya dan

tuhan kalian adalah Tuhan yang Satu

لَااِلهَ اِلاّ هُوَ الرَّحمنُ الرَّحیمُ اَدرِکنی

tiada tuhan selainnya, yang Maha Pengasih dan Maha

Penyayang, tolong aku

یاغِیَاثَ المُستَغِیثِینِ یا دَلیلَ المُتَحیِّرِینَ یااَمانَ الخَائِفینَ

wahai pertolongan orang-orang yang mencari pertolongan

wahai petunjuk orang-orang yang kebingungan wahai

pelindung orang-orang yang ketakutan

یامُعینَ المُتَوَکِّلینَ یا رَاحِمَ المَساکینَ یا اِلَهَ العالَمَینَ

wahai penolong orang-orang yang bertawakal wahai

pengasih orang-orang papa wahai Tuhan semesta alam

بِرَحمَتِکَ وَصَلَّی اللهُ عَلی سَیِّدِنا مُحَمَّدٍ وَاَلِهِ اَجمَعین

Dengan rahmatmu. Sampaikanlah shalawatmu kepada

junjungan kami Muhammad dan keluarganya.

وَالحَمدُ لِلَّهِ رَبِّ العالَمینَ

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

7735
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:
لینک کوتاه

latest article

Suasana Majelis Cinta Al-Qur’an di Masyhad
Berapa usia orang-orang yang menghuni surga dan neraka?
Kepeloporan Syiah dalam Ilmu Hadis
Belajar Optimis dari Nabi Ya’qub as
Adzan dan Iqomah
Kisah Hamzah bin Abdul Muthallib
Imam Jalaluddin As-Suyuthi Tentang Peristiwa Karbala
Apa Saja Syarat Kemenangan menurut Al-Qur’an?
Doa Hari Ketiga Bulan Ramadhan
Bagaimana penafsiran surat al-Kahfi ayat 27-28?

 
user comment