Indonesian
Sunday 26th of June 2022
998
0
نفر 0

Saya Harap Indonesia Bisa Sejuk Seperti Bandung

mssa memakai ikat kepala kain merah putih tumplak di Lapangan Gasibu Bandung untuk menghadiri acara 1212. Mereka menyimak serius saat Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan pidato singkat saat didaulat berdiri di atas panggung utama oleh Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym. Dai kondang Aa Gym selaku pimpinan pondok pesantren Daarut Tauhiid (DT) begit
Saya Harap Indonesia Bisa Sejuk Seperti Bandung

mssa memakai ikat kepala kain merah putih tumplak di Lapangan Gasibu Bandung untuk menghadiri acara 1212.
Mereka menyimak serius saat Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan pidato singkat saat didaulat berdiri di atas panggung utama oleh Abdullah
Gymnastiar atau Aa Gym.

Dai kondang Aa Gym selaku pimpinan pondok pesantren Daarut Tauhiid (DT) begitu akrab
dengan Tito. Keduanya saling merangkul di depan massa berbagai kalangan yang datang dari sejumlah daerah di Jabar.

Acara dihelat di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (12/12/2016), ini merupakan rangkaian milad ke-26 Pesantren DT. Kegiatan tahun ini bertajuk 'Pesantren Perekat NKRI'.

"Kalau acara begini, Kapolrinya ya Aa Gym. Kalau di sini, saya bukan Kapolri, tapi Kapolres atau Kapolsek," ucap Tito bernada bergurau.

Tito membandingkan acara 212 di Jakarta dan 1212 di Bandung. Terutama soal cuaca dan tensi massa di dua kota tersebut dalam kesempatan menggelar kegiatan damai dan tertib meski berbeda tema. "Kalau di sini (cuaca Bandung sejuk.Udaranya adem. Kalau waktu di Jakarta kemarin (aksi damai 212) agak sedikit panas, walau setelahnya hujan, ujar Tito yang mengenakan seragam Polri dan berkopiah hitam.

"Kegiatan di sini sejuk juga. Ada saudara kita dari kalangan disabilitas dan difabel yang hari ini ikut acara. Sejak pagi tadi sejuk terus. Kalau di sana (kegiatan aksi 212 di Jakarta) ya kencang-kencang dikit," tutur Tito menambahkan.

Jenderal polisi bintang empat ini meminta massa dan seluruh pihak untuk mencontoh kegiatan 1212 di Kota Bandung yang tetap sejuk serta damai. Selain itu, Tito menekankan soal pentingnya tenggang rasa, toleransi dan kebhinnekaan dalam kehidupan berbangsa di Indonesia.

"Sebagai Kapolri, saya harap Indonesia bisa sejuk seperti Bandung. Pesan saya satu, Islam itu rahmatan lilalamin, memberikan rahmat bagi semua manusia tanpa membedakan suku, agama dan ras. Meski berbeda-beda, mari kita tetap kembangkan sikap toleransi antar umat," ujar Tito
melalui pengeras suara. "Titip Bandung aman, Jabar aman dan Indonesia juga agar aman. Saya titip juga, bulan ini ada Natal, mari kita hormati," ucap Tito.

998
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:
لینک کوتاه

latest article

Indonesia Jadi Referensi Kompatibilitas Demokrasi dan Islam bagi Dunia Internasional
Kampus Diserang Kelompok Teroris, Telan 148 Korban Jiwa
Mozaik Islam Tebar Hoax di Instagram, Polisi Harus Bertindak Tegas
Persatuan dan Konsensus Ulama Islam, Cara Mengeringkan Akar Takfiri
Pengadilan Tinggi Nigeria Perintahkan Pembebasan Syaikh Zakzaky
Muslim Balas Iklan Anti-Islam dengan Santun
Maskapai Mesir Perbolehkan Pramugari Kenakan Jilbab
Ledakan Dasyhat Guncang Turki, 8 Warga Setempat Tewas
Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Allammah al Fadhli
Muslim Jerman Kembali Berdemo Desak Barat Tegas Terhadap Penistaan Agama

 
user comment