Indonesian
Sunday 5th of July 2020
  1783
  0
  0

Phobia Syiah, Rezim Saudi Larang di Masjid Syiah Dikumandangkan Azan

Menurut Kantor Berita ABNA, intimidasi Rezim Arab Saudi terhadap warganya yang bermazhab Syiah terus berlanjut. Selain menangkapi dan menyiksa aktivis-aktivis Syiah yang melakukan aksi damai menuntut persamaan hak dan reformasi, baru-baru ini rezim represif Saudi mengeluarkan
Phobia Syiah, Rezim Saudi Larang di Masjid Syiah Dikumandangkan Azan

Menurut Kantor Berita ABNA, intimidasi Rezim Arab Saudi terhadap warganya yang bermazhab Syiah terus berlanjut. Selain menangkapi dan menyiksa aktivis-aktivis Syiah yang melakukan aksi damai menuntut persamaan hak dan reformasi, baru-baru ini rezim represif Saudi mengeluarkan aturan pelarangan azan untuk masjid-masjid Syiah di provinsi al Ahsa bagian timur dari negara kerajaan tersebut.

Disebutkan aturan pelarangan azan tersebut berlaku sejak rabu (31/3) dan bagi masjid yang melanggarnya akan ditutup dan dilarang pengoperasiannya. Selain itu juga ditetapkan larangan untuk menyampaikan ceramah di masjid-masjid Syiah kecuali khutbah Jum’at, itupun waktu untuk ceramah sangat dibatasi, tidak bisa lewat dari pukul. 12.30.

Intimidasi rezim Saudi tidak hanya dengan mengeluarkan kebijakan anti Syiah namun juga melakukan teror dan ancaman kepada tokoh dan ulama-ulama Syiah termasuk kepada Ayatullah Husain ar Radhi, Imam Jumat provinsi al Ahsa. Berkali-kali mendapat teror dan intimidasi dari pihak pemerintah kota setempat termasuk dari pihak kepolisian.

Kebijakan anti Syiah Arab Saudi dilakukan karena kekhawatiran rezim akan kebangkitan rakyat yang akan melengserkan kekuasaan depostik kerajaan keluarga Su’ud. Tahun 2011 adalah tahun kebangkitan rakyat menggulingkan rezim-rezim yang otoriter yang terjadi hampir bersamaan disejumlah negara di Timur Tengah dan Afrika Utara. Arab Saudi termasuk diantara negara yang terkena gelombang the Arab Spring dengan merebaknya sejumlah aksi unjuk rasa menentang rezim Arab Saudi dan menuntut terjadinya reformasi di negara kerajaan tersebut.

Aksi damai pengunjuk rasa khususnya yang terjadi di kawasan mayoritas berpenduduk Syiah mendapat jawaban dari rezim berupa penyerbuan, penangkapan, penyiksaan dan hukuman mati. Lembaga pembela hak-hak asasi manusia menyebutkan, Arab Saudi adalah negara dengan pelanggaran HAM terbesar dan terbanyak di dunia.


source : abna24
  1783
  0
  0
امتیاز شما به این مطلب ؟

latest article

    Mengapa hari kiamat setiap orang masing-masing sibuk dengan dirinya sendiri-sendiri dan kabur dari ...
    Wajah Allah, Kajian Perbandingan Sunni Syiah
    Phobia Syiah, Rezim Saudi Larang di Masjid Syiah Dikumandangkan Azan
    Ukiran Cincin Rasulullah Saw dan Maksumin as
    Menilik Hikmah Adanya Kiamat
    SYUKUR
    Mulla sadra dan pertanyaan tentang realitas (1)
    Konsep Insan Kamil dalam Perspektif Ibnu Arabi
    Sisi Lain dari Kata “Ikhlas”
    Hasad

 
user comment