Indonesian
Wednesday 25th of November 2020
  12
  0
  0

Rahasia Keabadian Asyura

Kami ingin mengajak Anda berbicara soal hakekat yang memberikan keindahan untuk makna pengorbanan, kesabaran, ketangguhan dan patriotisme sepanjang masa. Bukan berarti hal-hal tak memiliki keindahan sebelum ini, tetapi hakekat yang ingin kami ungkapkan memberikan keindahan yang lain baginya. Hakekat itu adalah Imam Husein as. Jika Anda ingin mengenal Imam Husein as, ambillah pena dan tuliskan se
Rahasia Keabadian Asyura

Kami ingin mengajak Anda berbicara soal hakekat yang memberikan keindahan untuk makna pengorbanan, kesabaran, ketangguhan dan patriotisme sepanjang masa. Bukan berarti hal-hal tak memiliki keindahan sebelum ini, tetapi hakekat yang ingin kami ungkapkan memberikan keindahan yang lain baginya. Hakekat itu adalah Imam Husein as. Jika Anda ingin mengenal Imam Husein as, ambillah pena dan tuliskan segala hal yang bersangkutan dengan segala bentuk kebaikan, kesatriaan, keimanan dan tanggungjawab. Saat itu, akan terjelma figur Al-Husain as yang penuh kesucian. 

Jika Anda ingin mengenal Imam Husein as, bayangkanlah segala kebaikan, keindahan, dan patriotisme dalam sebuah wujud. Di saat itu, akan diketahui bahwa wujud itu adalah Al-Husain as. Jika ingin mengetahui mengapa Al-Husain as selalu dikenang oleh umat sepanjang masa, implementasikan apa yang disebut keimanan, keberanian dan pengorbanan. Di saat itu, Al-Husain as akan terjelma. Al-Husain as adalah mercusuar yang memberi petunjuk kepada umat manusia dan bahtera penyelamat di tengah ombak laut yang dahsyat.

Rahasia di balik keabadian perjuangan Al-Husain as tercermin dalam pengorbanan atas seluruh keluarganya di jalan Allah Swt. Sepanjang sejarah, adakah seorang reformis atau pemimpin dunia yang bersedia mengorbankan putranya yang berumur enam bulan untuk dibantai dan merelakan sanak familinya ditawan demi memperjuangkan misi ilahiyah? Pernahkah Anda menemukan manusia pilihan yang melangkah menuju kematian suci dengan menyatakan bahwa dirinya melangkah penuh perhitungan dan tidak sembarangan demi meluruskan kembali agama kakeknya, Rasulullah Saww? Dialah Al-Husein as. Beliau as mengatakan, “Wahai manusia, jika kalian tidak beragama, setidaknya jadilah orang-orang yang bebas.”

Ketika menjelaskan keindahan pengorbanan di jalan Allah Swt, Al Husein as berkata, “Jika agama Muhammmad Saww tak bisa tegak melainkan dengan kematianku, maka wahai pedang-pedang, bantailah aku.” Ketika menghadapi manusia-manusia yang lalai, Al-Husein as mengingatkan mereka dengan berseru, “Apakah kalian tak menyaksikan kebenaran telah dilalaikan dan kebatilan tak diperangi?”

Rahasia di balik keabadian Al-Husein as terletak pada kepasrahan beliau yang sepenuhnya kepada Allah Swt. Al Husein as berkata, “Siapapun yang percaya kepada Allah Swt serta berkorban di jalan-Nya, Allah Swt akan melimpahkan kemuliaan di dunia dan akherat kepadanya.” Jika melihat banyak orang yang bersedih hati karena syahadah Al-Husein as, ketahuilah bahwa Al-Husein as adalah manifestasi cinta suci yang dibantai di bulan Muharam. Jika umat mengenang Al-Husein, cucu Rasululllah AS, ketahuilah bahwa peringatan tersebut dilakukan karena Al-Husain as dibantai di padang Karbala demi menegakkan nilai-nilai kemanusiaan supaya kebenaran, pengorbanan, perjuangan dan kepercayaan kepada Allah Swt tak dilalaikan.

Kebangkitan Asyura merupakan gerakan perjuangan yang menampakkan keindahan AlHusein as bila ditinjau dari semua sisinya. Salah satu sisi peristiwa Asyura adalah cermin keberanian Imam Husein as dalam menghadapi penguasa yang zalim. Sisi lainnya adalah pengorbanan luar biasa yang beliau persembahkan. Al-Husain juga mementaskan sisi yang tak kalah penting dari dua hal sebelumnya, yakni kebesaran dan kemuliaan, meski harus gugur terbunuh. AlQur’an sudah menjelaskan bahwa kemuliaan yang sebenarnya hanyalah milik Allah swt, Rasul dan orang-orang mukmin. 


Asyura juga membawa pesan pembaruan dan reformasi, dan ini berarti Imam Husein adalah reformis sejati yang memperjuangkan visi ilahinya hingga tetesan darah terakhir. Gerakan Asyura ini benar-benar mencerminkan syahadah sebagai kematian di jalan Allah dan jihad melawan kezaliman. Sisi lainnya yang bisa ditanggap dari peristiwa ini adalah keimanan mutlak Imam Husein as kepada Allah swt. Keimanan mutlak ini telah membentuk beliau menjadi figur yang berani, pantang menyerah, mulia, reformis dan syahid abadi.

Saat ini di era modern, berpegang tegung kepada semangat Asyura memberikan spirit besar kepada manusia dan memberinya keberhasilan di dunia dan akherat, meski ia harus dibantai dan gugur di bawah tajamnya pedang. Kita memetik pelajaran kemerdekaan dan kebebasan dari gerakan Al-Husain as sehingga memiliki cukup energi guna melawan para penguasa yang zalim. Imam Husein as mencita-citakan berdirinya pemerintahan yang adil dan kebebasan bagi orang-orang yang tertindas. 


Hari ini, dengan menjadikan Al-Husain as sebagai teladan kita mengajak diri sendiri dan masyarakat untuk melepaskan diri dari belenggu kebodohan dan ketertinggalan. Jika semua orang tertindas mengikuti jejak Al-Husain as dengan memperbaiki diri dan masyarakatnya, tentu akan mampu merebut hak-hak mereka dari tangan para durjana. Sudah saatnya para pengikut semua agama samawi yang dipeluk oleh 70 persen penduduk bumi menjadikan semangat kebebasan sebagai bekal guna menghadapi arogansi kekuatan-kekuatan yang terkesan kuat tapi sebenarnya lemah. 
Dalam perjuangannya, Al Husain menghadapi rasa dahaga yang mencekik, sengatan terik matahari yang membakar tubuh dan padang pasir yang sangat panas. Itu semua dihadapi dengan tabah dalam rangka memberikan pesan kepada umat bahwa kematian lebih baik daripada hidup bersama dengan kezaliman. Sangat disayangkan, kaum mustadz’afin dan tertindas di dunia yang mempunyai sumber daya alam yang melimpah seperti minyak, gas, emas dan lain-lain tak berani berjuang melawan adidaya yang arogan karena tidak adanya persatuan. Inilah rahasia mengapa kita selalu memerlukan kehadiran Al-Husein as dalam kehidupan ini.

Hati umat manusia masih mengingat dan mengenang perjuangan Al-Husein as, keluarga dan para sahabatnya. Semoga Penegak Keadilan, Imam Mahdi as yang merupakan cucu dari Al Husein as segera hadir ditengah-tengah kita untuk menegakkan keadilan di dunia.[]



source : abna24
  12
  0
  0
امتیاز شما به این مطلب ؟

latest article

Peristiwa-peristiwa alam saat dan sesudah Imam Husein (as) terbunuh
Dialog Fatimah as dengan Abu Bakar; Mengungkap kebohongan sebuah hadis politik
Fatimah az Zahra Wanita Surga Yang Tak Ada Duanya
Toleransi Kunci Keselamatan
Aqiqah dalam Mazhab Ahlulbait
Sejarah Syiah: Sejak Zaman Rasulullah SAW sampai Abad 14 H
Putuskan Harapan pada Selain-Nya, Harapan hanya pada allah
Ma’rifatullah Asas Kemanusiaan
Jarak Antara Kebenaran dan Kebatilan
Akibat Menghina Imam Ali as!

latest article

Peristiwa-peristiwa alam saat dan sesudah Imam Husein (as) terbunuh
Dialog Fatimah as dengan Abu Bakar; Mengungkap kebohongan sebuah hadis politik
Fatimah az Zahra Wanita Surga Yang Tak Ada Duanya
Toleransi Kunci Keselamatan
Aqiqah dalam Mazhab Ahlulbait
Sejarah Syiah: Sejak Zaman Rasulullah SAW sampai Abad 14 H
Putuskan Harapan pada Selain-Nya, Harapan hanya pada allah
Ma’rifatullah Asas Kemanusiaan
Jarak Antara Kebenaran dan Kebatilan
Akibat Menghina Imam Ali as!

 
user comment