Indonesian
Monday 24th of January 2022
186
0
نفر 0

Tersingkapnya Al-Quran Terkuno di Jerman yang Dinisbahkan kepada Imam Ali (As)

Tersingkapnya Al-Quran Terkuno di Jerman yang Dinisbahkan kepada Imam Ali (As)

Baru-baru ini para peneliti universitas Tubingen-Jerman mengabarkan bahwa mereka memiliki manuskrip Al-Quran Al-Karim dengan khat Kufi yang sangat kuno, yang bisa jadi itu merupakan manuskrip Al-Quran terkuno sedunia.

"Penelitian-penelitian yang sudah dilaksanakan menunjukkan bahwa manuskrip ini ditulis setelah 20-40 tahun dari sepeninggal wafatnya Rasulullah (Saw)," demikian laporan IQNA, seperti dikutip dari Commdiginews.
Para peneliti Jerman dengan memperhatikan bahwa Al-Quran ini ditulis dengan "Khat Kufi", yang dinisbahkan kepada Imam Ali, mereka memprediksikan bahwa manuskrip ini ditulis oleh beliau, ketika beliau menjadi khalifah pada tahun 656 M dan merubah pusat pemerintahan Islam ke kota Kufah.
Menurut majalah sejarah abad pertengahan, manuskrip khat Al-Quran ini dengan probabilitas statistik 95,4 persen terkait dengan tahun 649-675 M. Dengan memperhatikan sejarah penulisan manuskrip Al-Quran Al-Karim kuno ini dan realitanya bahwa Imam Ali (As) termasuk salah seorang kaum muslimin pada masa itu yang memiliki kemampuan membaca dan menulis, yang mana kemungkinan manuskrip Al-Quran ini ditulis oleh beliau sangatlah tinggi.
Perspektif ini semakin kuat dengan realita bahwa di kalangan para pemimpin kaum muslimin di era awal Islam, Imam Ali (As) adalah satu-satunya orang yang menghafal Al-Quran secara lengkap dan beliau merupakan penghafal pertama Al-Quran.
Menurut para peneliti Jerman, manuskrip Al-Quran yang ditulis di atas kulit yang berkualitas, setelah 1339 tahun masih tetap terjaga dengan baik menunjukkkan bahwa manuskrip ini kemungkinannya ditulis untuk tujuan-tujuan resmi terkait pemerintahan Islam Imam Ali (As).
Manuskrip yang mencakup sebagian dari Al-Quran ini, mencakup ayat 37 surat al-Isra sampai ayat 57 surat Yasin.
Sebelum penemuan manuskrip khat ini, Al-Quran yang disimpan di Shana'a, ibu kota Yaman, dianggap sebagai manuskrip Al-Quran Al-Karim terkuno, yang penanggalannya secara akurat kembali pada tahun 671 M.
Namun, karena tanggal manuskrip Al-Quran Al-Karim ini berkisar tahun 649-675 M dan tidak ada kemungkinan keakuratan pengumuman tanggalnya, untuk sekarang ini dua manuskrip ini merupakan manuskrip Al-Quran Al-Karim terkuno.
Manuskrip Al-Quran ini segera akan dipamerkan dalam pameran dengan tema "Kitab-kitab Suci-Tempat-tempat Suci" di Heritage Library Hendrik di Kota Antwerpen, Belgia.
Manuskrip Al-Quran Al-Karim dapat dilihat secara digital di sini.

 


source : www.iqna.ir
186
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Bingung Memilih Da’i ? Inilah Contoh Seorang Da’i Sejati !
Dalam Bimbingan Imam Husein as (7)
Sayidah Zainab as; Perempuan Pemberani
Apakah pasca Rasulullah Saw, Ahlulbait seperti anak-anak Ja’far dan anak-anak ‘Ali ...
Bahasa Agama
Imam Hasan, Pelindung Kesucian Islam(1)
Wasiat Amirul Mu’minin as kepada Kumail ra, bag X
Wasiat Amirul Mu’minin as kepada Kumail ra, bag III
Kemuliaan Akhlak Sayidina Hasan as
APAKAH AKHLAK BISA DIRUBAH?

 
user comment