Indonesian
Thursday 4th of March 2021
99
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Memikirkan Hijab, Bahkan Pasca Meninggal Dunia

Memikirkan Hijab, Bahkan Pasca Meninggal Dunia

 

Asma', istri Ja'far at-Thayyar, saudara Imam Ali as, mengatakan:

 

 

"Sayidah Fathimah az-Zahra as di hari-hari terakhir kehidupannya berkata kepadaku, ‘Saya benar-benar takjub dengan masyarakat Madinah.'

 

Saya bertanya, ‘Apa yang menyebabkan Anda takjub dengan mereka?'

 

Beliau menjawab, ‘Mereka meletakkan jenazah perempuan di atas pembaringan dan hanya menghamparkan sehelai kain di atasnya, tanpa pembungkus yang lain. Itulah mengapa ketika mereka membawa jenazahnya bentuk badan perempuan itu tampak oleh siapa yang melihatnya.'

 

Saya berkata kepada beliau, ‘Ketika saya bersama umat Islam yang lain berhijrah ke Habasyah, warga Kristen di sana meletakkan orang yang meninggal di dalam peti yang cukup tinggi, sehingga menutup badan mayit.'

 

Setelah saya membuatkan sebuah peti kecil dari kayu dan ranting pohon yang mirip dengan peti warga Habasyah. Ketika Sayidah Fathimah as melihat peti itu beliau berkata, ‘Bagus! Sepeninggalku nanti, tolong buatkan peti seperti ini agar saat dibawa, aku akan aman dari pandangan orang lain." (IRIB Indonesia / Saleh Lapadi)

 


source : indonesian.irib.ir
99
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Mutiara Hadis Imam Ali Zainal Abidin as.
Rahasia Keagungan Sayidah Fatimah as
Kata-kata mutiara Imam Baqir a.s.
Sejarah Syiah: Sejak Zaman Rasulullah SAW sampai Abad 14 H
Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
Biografi Sayidah Fatimah az Zahra Sa
Apa alasan Nabi Muhammad Saw hijrah ke Madinah ?
Memperingati Hari Kelahiran Imam Ali Ridha as
Hak dan Kewajiban Suami-Istri, antara Fikih dan Akhlak (Bagian Kedua)
Lentera Sejarah Kehidupan Imam Ali Ridha as

 
user comment