Indonesian
Sunday 7th of March 2021
644
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Muharram Huseini dan Manifestasi-manifestasi Asyura di Thailand

Muharram Huseini dan Manifestasi-manifestasi Asyura di Thailand

THAILAND - Meskipun sekarang ini Thailand telah dikenal dengan memiliki daya tarik alamnya yang indah dan juga memiliki banyak tempat-tempat bersejarah; namun orang-orang Syiah di negara ini juga dengan penyelenggaraan acara-acara mazhab, mereka menciptakan manifestasi-manifestasi spiritual dan adegan-adegan indah dari cinta dan pecinta kepada sang pemimpin kebebasan alam semesta, Abu Abdillah al-Husein (As) di hari-hari Muharram.

Mostafa Najjarian Zadeh, Konsultan kebudayaan Republik Islam Iran di Thailand dengan mengirimkan sebuah kabar ke IQNA, yang mengacu pada topik ini menuliskan:
Meskipun sekarang ini Thailand menurut mayoritas masyarakat dunia dikenal sebagai sebuah kutub pariwisata dan negara turis dan populer dengan memiliki daya tarik alamnya yang indah, seperti pantai, air terjun, hutan, kelenteng-kelenteng emas dan masih banyak lagi tempat-tempat bersejarah, yang mana sarat dengan simbol keterpikatan, pencinta dunia dan banyak para wisatawan, namun terdapat juga sekelompok dari Syiah dan para pecinta alam cahaya Ahlul Bait (As) di negara ini, yang dengan penyelenggeraan acara religi dan mazhabnya, telah menciptakan manifestasi-manifestasi spiritual dan adegan-adegan indah dari cinta dan pecinta kepada pemimpin pembebasan alam semesta, Abu Abdillah al-Husein (As) pada hari-hari Muharram Huseini (As), yang telah menarik perhatian bagi setiap manusia merdeka dan yang mencari kebenaran di alam semesta.
Dari populasi sekitar delapan juta orang muslim di Thailand, penduduk sekitar limapuluh ribu orang terdiri dari orang-orang syiah. Kurang lebih 450 tahun silam, masyarakat negara ini untuk pertama kalinya mengenal kebudayaan dan pengetahuan Ahlul Bait (As) dan mazhab Syiah oleh tokoh kekal dan seorang alim Iran yang bernama Syaikh Ahmad Qummi, dan mereka tertarik dengan ajaran Islam dan mazhab Syiah dan sekarang ini minoritas agama kedua setelah Budhisme di negara Thailand adalah agama Islam dan kaum muslimin, baik Ahlussunnah dan Syiah negara ini di seluruh penjuru Thailand memiliki lebih dari 3500 masjid dan Husainiyah. Namun, di kalangan kaum muslimin negara ini, terdapat lebih dari 50 ribu orang Syiah pribumi dan demikian juga terdapat 5 ribu orang Syiah dari pelbagai bangsa, seperti India, Pakistan, Irak dan Iran, yang mana setelah kemenangan Revolusi Islam Iran dan dibawah pengaruh kebangkitan dan pemimpin imam Khomeini (ra), bilangan yang cukup besar dari orang-orang Syiah pribumi Thailand memeluk mazhab Syiah yang benar; meskipun jumlah orang-orang Syiah di negara ini sangatlah minim jika dibandingkan dengan kaum muslimin Thailand lainnya, akan tetapi dalam penyelenggaraan acara dan program-program mazhabnya benar-benar bebas dan memiliki penghormatan dan kedudukan khusus di kalangan pelbagai tingkatan negara ini.
Salah satu karakteristik luar biasa orang-orang Syiah Thailand adalah penyelenggaraan acara berkabung pemimpin dan penghulu para syuhada, Abu Abdillah al-Husein (As), yang mereka selenggarakan setiap tahunnya di masjid-masjid dan husainiyah-husainiyah di seluruh penjuru negara ini, khususnya di kota Bangkok dan kota-kota yang terletak di Selatan negara ini, seperti Nakhon Si Tammarat, Satun, Trang dan Phattalung.
Termasuk manifestasi khusus Muharram Huseini di negara Thailand adalah hadirnya arakan-arakan pukul dada, yang ada di sebagian kawasan-kawasan yang telah dituturkan pada hari Tasua dan Asyura Huseini dan demikian juga hari ketujuh kesyahidan Imam Husein (As) mereka melakukan acara berkabung, yang kesemuanya telah menarik perhatian, khususnya non-muslim dan para wisatawan.

 

Komunitas Asyura Orang-orang Syiah Thailand pada Muharram Tahun ini
Komunitas Asyura orang-orang Syiah Thailand pada hari kesepuluh pertama Muharram Huseini, dimana memiliki peran efektif dalam menguatkan dan mengokohkan sendi-sendi agama, wawasan, pengetahuan dan perkembangan para pengikut mazhab Ahlul Bait (As) di negara ini, yang mana termasuk di antara komunitas terbesar ini telah diselenggarakan di kota Bangkok, dan khususnya di masjid Ruhullah kota Nakhon Si Tammarat, yang terletak di Selatan negara ini pada hari-hari Tasua dan Asyura, yang dihadiri oleh ribuan orang Syiah, para pengkabung dan bersama para pembaca maktam orang-orang Syiah dan menggambarkan tentang manifestasi keindahan dari cinta kepada maktab dan tekad Huseini dan kebanyakan naskah-naskah ratapan dan ratapan-ratapan orang-orang Syiah Thailand ditulis dengan teks Persia dan dibacakan oleh para madah dan para peratap dengan menggunakan gaya-gaya Iran yang dilantunkan dengan suara-suara pilu dan sejuk Thailand.
Di antara komunitas sensasional Huseini lainnya yang diselenggarakan setiap tahunnya adalah majlis berkabung dan simulasi serta adegan-adegan para sahabat Imam Husein (As) dan merias kuda dengan niat Dzul Janah, yang diselenggarakan pada malam ketujuh Muharram di masjid Imam Bara, kota Bangkok, dan dihadiri oleh orang-orang Syiah pribumi Thailand dan sekelompok orang-orang Iran serta sejumlah dari orang-orang India, Pakistan dan Arab.
Dalam majlis ini, setelah pelaksanaan peragaan simulasi hari Asyura Huseini (As), disulutlah kobaran api dengan potongan-potongan kayu bakar dan selang beberapa saat setelah kayu bakar tersebut berubah menjadi arang, dengan mengingat keturunan dan keluarga Rasulullah pada sore Asyura dan setelah terbakarnya kemah keluarga Rasululah yang dibakar oleh para musuh-musuh Imam Husein (As) dan anak-anak serta orang-orang dewasa terpaksa berlarian di atas api dan menyelamatkan dirinya dari peperangan, sebagian dari para pengkabung yang hadir, baik besar maupun kecil yang ada di masjid ini dengan berturut-turut meneriakkan "Ya Husein" berlari-lari di atas arang-arang yang membara, sementara kaki-kaki mereka tidak terbakar dan tidak ada bekas-bekas yang tersisa baik di badan maupun kaki-kaki mereka.

 

Komunitas Huseini Terbesar dalam Dewan Imam Husein (As) di Bangkok
Komunitas besar Huseini dan Asyura lainnya di Thailand yang dianggap sebagai sebuah komunitas dan hadirnya sensasional Huseini dan Internasional di negara ini, diselenggarakan pada setiap tahunnya pada hari kedelapan Muharram di Dewan Imam Husein (As), dimana Konsultan Kebudayaan Iran juga ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan majlis Huseini ini. Dalam majlis berkabung ini banyak sekali orang-orang Syiah pribumi Thailand dan demikian juga orang-orang Syiah bangsa India, Pakistan, Iran dan Orang-orang Iran yang bermukim juga sebagian bangsa-bangsa lainnya dengan jumlah lebih dari seribu orang ikut berpartisipasi dalam acara ini.
Demikian juga, dalam acara ini hadir Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Murtadha Huseini, Wakil Parlemen Dewan Islam yang diutus oleh organisasi kebudayaan dan komunikasi Islam ke negara ini, dan juga Hujjatul Islam wal Muslimin Syariat dari daftar Rahbar; Kamaliyan, Duta serta Najjarian Zadeh, Konsultan Kebudayaan Negara Iran juga hadir dalam acara tersebut.
Program-program acara mulia nan istimewa ini mencakup ceramah para rohaniawan bangsa-bangsa yang hadir dalam majlis, dimana dari pihak Irak, Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Murtadha Huseini dan Hujjatul Islam wal Muslimin Syariat berbicara tentang keutamaan dan kebangkiatan Imam Husein (As), Islam sejati dan Huseini yang jauh dari ekstrimisme dan sekarang ini arus-arus takfiri merupakan simbol Islam palsu dan Islam Yazidi serta Islam Amerika. Dan kemudian diselenggarakan acara berkabung dan pukul dada oleh para pemadah bangsa-bangsa yang hadir, dimana dari pihak Iran, Muhammad Mantiqi, pemadah Ahlul Bait (As) merupakan utusan dari markas internasional tablig organisasi kebudayaan dan komunikasi Islam membacakan madah dan ratapan, dan selanjutnya dengan nama malam ini yang dinamakan dengan nama Qasim (As), dilaksanakan peragaan simulasi Qasim (As) dan acara-acara malam mulia nan bercahaya ini terus berlanjut sampai sekitar pukul dua pagi.

Acara Sepuluh Muharram di Husainiyah Wilayat-Konsultan Kebudayaan Iran di Thailand
Satu komunitas terkemuka dan dikenal lainnya adalah perkumpulan Asyura dan acara-acara Huseini di negara Bangkok pada hari-hari kesepuluh pertama Muharram tahun ini, acara berkabung dan berduka untuk pemimpin dan penghulu para syuhada, Abu Abdillah al-Husein (As) di Husainiyah Wilayat-Konsultan Kebudayaan Iran di Thailand, yang mana sesuai dengan prosedur di tahun-tahun sebelumnya telah diselenggarakan dengan diprakarsai oleh konsultan kebudayaan Iran dan mayoritasnya orang-orang Iran yang bermukim di sana yang berpartisipasi di acara tersebut, namun setiap malamnya sejumlah orang-orang Syiah Thailand dan sebagian bangsa-bangsa lain juga ikut hadir dalam acara tersebut.
Acara Konsultan Kebudayaan Iran tahun ini dimulai dari malam pertama Muharram dan diakhiri dengan penyelenggaraan majlis-masjlis besar dan spiritual pada malam Tasua, hari Asyura, malam Asyura dan Dhuhur Asyura dan majlis terakhirnya dengan menyelenggarakan malam keterasingan Abu Abdillah (As)

 


source : www.iqna.ir
644
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Yazid dalam Timbangan Al-Qur'an dan As-Sunnah
Dialog Fatimah as dengan Abu Bakar; Mengungkap kebohongan sebuah hadis politik
Tafsir Al-Quran, Surat Al-Isra Ayat 11-14
Menengok Keabsahan Doa Kumail, bag 1
Nikah Mut’ah Antara Hukum Islam dan Fitnah Wahhabi
Mengingat bahwa Allah Swt tidak akan dapat dilihat, lantas apa maksud dari “Lamahjubun” yang ...
Mengenal Ar-Rahman dan Ar-Rahim
Qadha dan Qadar
Pemaaf dan Sabar, Akhlak Nabi dan Orang-orang Saleh
Ghibah; Penghapus Amal Perbuatan

 
user comment