Indonesian
Tuesday 9th of March 2021
509
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Thailand Menolak Penerimaan Minoritas Muslim Rohingnya

Thailand Menolak Penerimaan Minoritas Muslim Rohingnya

MYANMAR - Minoritas muslim Rohingnya dalam beberapa pekan terakhir ini dikarenakan takut akan hukuman penjara secara permanen atas hasil rencana baru yang diterapkan oleh pemerintah Myanmar, akhirnya mereka manaiki perahu-perahu bergerak menuju negara Thailand dengan berharap masa depan yang lebih terang, mereka terapung-apung dan terombang ambing di atas permukaan air.

"Polisi Thailand, Senin kemarin (9/11/2014) mengumumkan bahwa lebih dari 200 orang Myanmar yang telah menaiki perahu dan telah sampai ke perbatasan Thailand, mereka dikembalikan lagi ke perairan laut," demikian laporan IQNA, seperti dikutip dari Reuters.
Sementara kelompok-kelompok HAM Thailand meminta supaya jangan membahayakan jiwa para pengungsi yang meminta perlindungan. Kurang lebih 259 muslim Myanmar pada hari Sabtu terlihat di perbatasan laut Thailand dan mereka ditangkap karena masuk secara illegal. Menurut penuturan polisi Thailand, orang-orang ini baru saja akan dikembalikan lagi ke negara Myanmar.
Chris Lewa, Ketua Proyek Arakan yang merupakan sebuah kelompok HAM guna meningkatkan kondisi kaum muslimin mengumumkan, sejak pertengahan bulan lalu rata-rata kurang lebih 900 orang telah meninggalkan Myanmar dengan perantara perahu-perahu.
Berdasarkan agenda baru pemerintah Myanmar, kaum muslim harus mendaftarkan diri mereka sebagai pendatang Bengali dan atau ditangkap, yang mana kedua-duanya akan menghadapi bahaya penjara permanen dan masa depan yang tidak jelas.
Kaum muslim Rohingnya mencari jalan untuk lari dari kondisi ini dengan menuju ke Thailand dan selanjutnya dari sana mereka akan pergi ke negara Malaysia.
Kelompok ekstrimis Buddha Myanmar dengan dukungan negara ini sejak tahun 2012 telah menjalankan rencana pembersihan etnis minoritas muslim Rohingnya, yang akibatnya sampai sekarang ini adalah banyak sekali dari mereka terbunuh dengan kekerasan, hilang, dan banyak juga dari mereka yang menjadi gelandangan.

 


source : www.iqna.ir
509
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Di Hari Raya Qurban, ISIS Sembelih 19 Pemuda Suriah
NU Kembali Tegaskan Syiah Bukan Aliran Sesat
Ini Masjid yang Sering Dikunjungi Tokoh Dunia
Pertemuan Sejumlah Mahasiswa Syiah Eropa dengan Pimpinan Majma’ Ahlul Bayt as
Khazanah Trans 7 Memutarbalikan Sejarah Islam
Jet Tempur Saudi Hancurkan Gedung Sekolah di Sana’a
Warga di Timur Arab Saudi Siap untuk Gelar Unjuk Rasa Damai
Suasana Majelis Duka Husaini di Malaysia
Rahbar: Kami tak Akan Membiarkan Pengaruh AS Masuk ke Iran
Dicegah Memasuki Arab Saudi untuk Tunaikan Ibadah Haji, Ratusan Ribu Rakyat Yaman Protes

 
user comment