Indonesian
Saturday 24th of July 2021
186
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Hukum-hukum Berwasiat

Hukum-hukum Berwasiat

 

Wasiat adalah perbuatan yang dilakukan seseorang dengan menganjurkan bahwa selepas meninggalnya  supaya (orang yang telah ditunjuknya, wakil atau wali) mengerjakan sesuatu untuknya atau berkata setelah meninggalnya maka hartanya diperuntukkan untuk seseorang, atau untuk anak-anaknya sendiri dan orang-orang yang ikhtiar mereka berada di tangannya. Seseorang yang berwasiat disebut sebagai mushi dan seseorang yang diwasiatkan adalah washi.

Syarat-syarat orang yang berwasiat (mushi): Harus akil baligh,

[1]

dan berwasiat dengan kemauan sendiri (ikhtiar). Demikian juga, ia bukan orang dungu dan hakim syar’i tidak mencegahnya dalam mengatur dan mengelolah hartanya.

Syarat-syarat orang yang diwasiati (washi): Washi harus seorang Muslim, baligh, akil, dan dapat dipercaya.

[2]

Syarat-syarat wasiat: Wasiat tidak memiliki syarat tertentu, melainkan pemberi wasiat dapat berwasiat pada segala hal yang bersifat legal (masyru’) dalam hukum Islam. Adapun dalam urusan harta, ia hanya dapat mewasiatkan sepertiga (1/3) dari hartanya. Dan wasiat yang melebihi sepertiga (1/3) tidak dapat dilaksakanan dan tidak berlaku.

[3]

Untuk telaah lebih jauh dalam hal ini, silahkan rujuk pada indeks 19367 yang terdapat pada site Islam Quest ini. [iQuest]

 

[1]. Akan tetapi bocah sepuluh tahun yang dapat membedakan antara baik dan buruk, apabila ia berwasiat untuk melakukan perbuatan baik seperti membangun masjid, tempat penampungan air dan jembatan maka wasiat yang disampaikan itu adalah wasiat yang sah.  

[2]. Imam Khomeini, Sayid Ruhullah, Taudhih al-Masâil, hal. 573-575, 1426 H.  

[3]. Diadaptasi dari Indeks 32788.  


source : Site Islam Quest
186
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Aktivis Perempuan Pakistan Menuntut Stop Genocida atas Syiah
HUKUM-HUKUM TAKLID
Pengkhianatan Arab Saudi Kepada Kaum Muslimin
Pembatal-Pembatal Puasa (Bagian Terakhir)
Ibadah karena terbiasa, atau karena Tuhan?
Eropa Menikam Iran dari Belakang
Berteman dengan Cobaan (Bag 1)
Merenungi Paradigma Puasa
Aktivis Muslim Swedia Protes Bungkamnya Dunia atas Kezaliman di Bahrain
Hukum Mengucapkan Selamat Natal kepada Umat Kristiani

latest article

Aktivis Perempuan Pakistan Menuntut Stop Genocida atas Syiah
HUKUM-HUKUM TAKLID
Pengkhianatan Arab Saudi Kepada Kaum Muslimin
Pembatal-Pembatal Puasa (Bagian Terakhir)
Ibadah karena terbiasa, atau karena Tuhan?
Eropa Menikam Iran dari Belakang
Berteman dengan Cobaan (Bag 1)
Merenungi Paradigma Puasa
Aktivis Muslim Swedia Protes Bungkamnya Dunia atas Kezaliman di Bahrain
Hukum Mengucapkan Selamat Natal kepada Umat Kristiani

 
user comment