Indonesian
Wednesday 22nd of September 2021
186
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Sepucuk Surat Inspiratif

Sepucuk Surat Inspiratif

 

 

Assalamu’alaikum Wr Wb

 

Surat Syahid Mutahhari kepada Putranya

 

Anakku sayang, cahaya mataku, Ali Mutahhari

 

Semoga Allah Swt memberkahi dan meridhai kita semua.

 

Ayah berdoa semoga ananda selalu berada dalam kesehatan wal afiat, sukses dan semoga menemui nasib yang baik pada akhirnya (happy ending) (baik di dunia dan akhirat).

 

Alhamdullillah kami baik, kebanyakan kami meneriterakan tentang keberadaan ananda. Ayah berharap semoga ananda sukses dalam menghadapi ujian-ujian.

 

Anakku sayang, sampaikan salamku untuk teman-teman akrabmu dan teman-teman sekamarmu. Jika kalian bersama-sama ke Teheran, ajaklah mereka ke rumah.

 

Telitilah dalam memilih teman, juga dalam membaa buku. Tambahlah informasi ananda tentang pengetahuan-pengetahuan keislaman dan kemanusiaan. Ikutilah jika ada pertemuan-pertemuan yang baik di Tabriz. Jika perlu buku-buku kirimlah surat, sehingga kami bisa mengirimkannya buat ananda.

 

Sebisa mungkin bacalah al-Quran sehari satu hizb al-Quran yang hanya memerlukan waktu sebanyak 5 menit. Janganlah pelit dan hadiahkan pahalanya untuk ruh suci Nabi Muhammad Saw sehingga akan menjadi keberkahan dalam umurmu dan kesuksesan (dalam kehidupan ananda).

 

Pasti ayah tidak perlu ingatkan lagi bahwa bersungguh-sungguhlah dalam menjalankan kewajiban beragama dalam kehidupan sehari-hari.

 

Oh ya mungkin saja ananda mendapatkan pertanyaan-pertanyaan (keraguan-keraguan) dari sekelompok mahasiswa-mahasiswa yang kurang memperhatikan masalah agama . Jika ananda tidak siap untuk menjawab pertanyaan itu, tulislah pertanyaan-pertanyaan itu untuk ayah (supaya ayah yang menjawabnya).

 

Ayah sertakan uang sejumlah 1500 Tuman dalam surat ini.[1]

 

Wassalamu’alaikum Wr Wb

 

Murtadha Mutahhari

19-2-1356 (1977)

 

Diterjemahkan dari buku Darse Zendegi: Zendegi Nameh wa Khathirate Zendegi Chahar Alamah Farzaneh. [Erfan]



 

[1] . Sargudzashai Wizeh, Jil. 2, Hal. 1611

186
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Perang Suriah dan Media Kita
Risalah Huquq; Hak Pelaku Keburukan
Saat Nanti Kita Menjadi Ibu
Sepucuk Surat Inspiratif
Menjadi Wanita itu Harus Cerdas
Memberi Teladan, Metode Pendidikan Terbaik
Menanamkan Pendidikan Akhlak yang Baik Bagi Anak dengan Belajar pada Ahlinya
Urgensi Pendidikan Akhlak
Tanggung Jawab Ibu di Rumah; Manajemen Emosi hingga Ekonomi
Kebijaksanaan Nabi Ya’qub dalam Menghadapi Kebohongan Putra-Putranya

 
user comment