Indonesian
Thursday 4th of March 2021
41
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Hatiku dari darah

Hatiku dari darah

Dalam website (( demi Allah Al-Hujjah ibnu Hasan terasing)) untuk hal ini saya akan mengutipkan sebagian dari tulisan Ayatullah Mujtahedi yang sangat memberikan efek dan pengaruh dalam diri saya berikut ini ringkasan dari tulisan tersebut:

Imam Hasan Mujtaba berkata dalam mimpi Ayatullah Mirza Muhammad Faqih Imani: katakan kepada seluruh msyarakat dalam mimbar-mimbarmu untuk bertaubat dan berdoalah untuk kedatangan Imam Mahdi As, doa untuk kemunculan Imam Mahdi As tidaklah seperti salat untuk orang mati yang wajib kifayah yang ketika sebagian orang telah melaksanakannya maka yang lain tidak lagi wajib baginya bahkan doa untuk kemunculan Imam Mahdi As seperti salat lima waktu yang wajib begi setiap orang yang balig akalnya untuk mendoakan kedatangan beliau dalam buku doa mikyalul makarim .

Sangat di sayangkan bahwa hari ini doa untuk Imam Mahdi As, jangankan dalam doa-doa individu doa yang di baca untuk pengajian dan majelis yang lebih banyak orang sekalipun sering lupa untuk berdoa memohon kedatangan Imam Mahdi As, orang-orang lalai untuk mendoakan beliau. Kalau kita mengetahui betapa kita lalai dengan Imam Mahdi As kita akan mengetahui betapa Imam Mahdi adalah orang yang paling terdzalimi di muka bumi ini.

*****

Hujatul islam Haji Sayyid Ismail Syarafi mengatakan : bahwa suatu saat saya pergi ke Karbala dan di haram Imam Husain As saya sibuk membaca doa dan ziarah kepada beliau, karena membaca doa di bagian atas dari marqad ( kuburan ) Imam Husain As adalah perbuatan mustahab, di sana saya memohon kepada Allah SWT untuk diberikan inayah perjumpaan dengan Maula Imam Mahdi As sehingga beliau dapat mencahayai pandanganku dengan keindahan wujudiah dari sang Imam. Dalam bacaan doaku tiba-tiba hadir wajah dengan penuh cahaya bak cahaya matahari meskipun saat itu saya tidak mengenal beliau akan tetapi saya begitu tertarik dengannya, setelah saya mengucapkan salam kepadanya saya berkata siapakah anda? Dia menjawab aku adalah orang yang paling terdzalimi di muka bumi ini. Saya tidak paham dengan apa yang beliau sampaikan dan saya berpikir beliau adalah salah seorang dari ulama Najaf, karena orang-orang tidak tahu maka beliau mengaku bahwa dirinya adalah orang yang paling terdzalimi di muka bumi ini. Pada saat itu saya tiba-tiba tersadar bahwa orang-orang yang berada disampingku telah tiada. Saat itulah saya memahami bahwa orang yang palilng terdzalimi di muka bumi ini adalah Imam Mahdi As dan saya telah kehilangan nikmat yang luar biasa dalam pertemuan dengan beliau.

******

Hujjatul islam aga Haji Sayyid Ahmad Musawi adalah seoarang pecinta Imam Mahdi As di kutip dari syeikh Muhammad Jafar Jawadi bahwa beliau menyaksikan dalam alam mukasyafahnya bertemu dengan Imam Mahdi As dan dia menemukan sang Imam dalam kondisi yang sangat bersedih, saya bertanya kepadanya bagaimana kabarmu duhai tuanku? Dia menjawab ; hatiku dari darah, hatiku dari darah ....!

******

Imam Husain As berkata kepada salah seorang dari ulama Qom : ... Mahdiku terdzalimi di zamannya, jika engkau bisa tulislah dan sampaikanlah apa saja engkau ketahui tentang Imam Mahdi, katakan dan sampaikanlah sesuatu tentang Imam Mahdi sebagimana apa yang telah di sampaikan dan dikatakan untuk para Makzum lainnya karena seluruh makzum adalah sama dalam segala hal, kemakzuman, wilayah dan imamah adalah satu. Karena zaman ini adalah zaman dari Imam Mahdi As maka sangat perlu untuk mengatakan tentangnya... di akhir perkataan, beliau berkata:" sekali lagi saya menekankan katakanlah dan tulislah banyak hal tentang Mahdiku, Mahdi kami terdzalimi tulislah dan katakanlah yang banyak lebih dari apa yang telah di tulis dan dikatakan....!"

 


source : www.tebyan.net
41
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Tafsir Al-Quran, Surat Al-Isra Ayat 7-10
Apakah ada literatur-literatur Ahlusunnah yang menyinggung masalah tahrif (distorsi) pada ayat-ayat ...
Iffah Dalam Pandangan Islam
Rahasia Keagungan Sayidah Fatimah as
Tafsir Al-Quran, Surat An-Nahl Ayat 120-124
Larangan Allah Mendekati Perbuatan Keji
Mengapa Abdul Mutthalib memberikan nama anaknya dengan nama Abdul Uzza?
Adab-adab Berdoa
Tafsir Al-Quran, Surat Al-Isra Ayat 3-6
Studi Kritis Hadits "Berpegangan kepada al-Quran dan as-Sunnah"

 
user comment