Indonesian
Saturday 6th of March 2021
41
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

MUI Desak SMAN 2 Denpasar Keluarkan Izin Tertulis Soal Jilbab

MUI Desak SMAN 2 Denpasar Keluarkan Izin Tertulis Soal Jilbab

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Kepala SMAN 2 Denpasar untuk segera membuat izin tertulis agar tak ada polemik.

Jilbab merupakan hal yang sudah memasyarakat dan tidak seharusnya lagi dipermasalahkan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) melihat pelarangan jilbab di instusi manapun, apalagi sekolah, merupakan keputusan tidak populis.

Wakil Sekjen MUI Welya Savitri, Rabu (15/1), meminta kepala SMAN 2 Denpasar untuk segera membuat ketetapan tertulis atas diperbolehkannya penggunaan jilbab oleh siswi Muslimah di sana.

"Jika hanya izin lisan dan masih dibiarkan, ini menjadi presenden buruk untuk dunia pendidikan dan mengundang polemik lanjutan," tutur Welya.

Ia mengimbau semua unsur bertoleransi dengan keyakinan agama satu sama lainnya. Beragama, yang menjadi hak asasi manusia, harus diberikan ruang.

"Umat Muslim diberikan kesempatan menjalankan ibadah, umat agama lain juga diberi kesempatan untuk menjalankan ibadahnya," kata Welya.

Siswi kelas XII SMAN 2 Denpasar, Anita Whardani, sempat dilarang menggunakan jilbab karena dianggap tak sesuai aturan sekolah. Senin lalu Kepala SMAN 2 Denpasar mempersilakan Anita untuk berjilbab tanpa mengeluarkan izin tertulis.

41
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Ini Masjid yang Sering Dikunjungi Tokoh Dunia
Pertemuan Sejumlah Mahasiswa Syiah Eropa dengan Pimpinan Majma’ Ahlul Bayt as
Khazanah Trans 7 Memutarbalikan Sejarah Islam
Jet Tempur Saudi Hancurkan Gedung Sekolah di Sana’a
Warga di Timur Arab Saudi Siap untuk Gelar Unjuk Rasa Damai
Suasana Majelis Duka Husaini di Malaysia
Rahbar: Kami tak Akan Membiarkan Pengaruh AS Masuk ke Iran
Dicegah Memasuki Arab Saudi untuk Tunaikan Ibadah Haji, Ratusan Ribu Rakyat Yaman Protes
Haji, Simbol Keagungan Umat Islam
Idul Adha Pengingat Kita Berkorban, Jangan Maunya Kaya Sendiri

 
user comment