Indonesian
Saturday 6th of March 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Berdoalah, Tuhan Maha Dekat

Berdoalah, Tuhan Maha Dekat

 

Sumber :

Buku : Syarah Doa Kumail

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

 

Allah Swt dalam Al-Quran Berfirman :

قُلْ ما يَعْبَؤُا بِكُمْ رَبِّي لَوْلا دُعاؤُكُمْ

“Katakanlah : “Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu.” (surah : Al-Furqaan Ayat : 77)

Doa merupakan jalan untuk meraih perhatian dan kasih sayang Allah Swt,  sebuah perhatian dan kasih sayang yang mampu menjauhkan manusia dari lembah kegelapan menuju cahaya, ketentraman dan kebahagian hakiki.

Dalam ayat lain, Allah Swt berfirman :

وَ إِذَا سَأَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَإِنِّيْ قَرِيْبٌ أُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (surah : Al-Baqarah ayat : 186)

Tak ada yang lebih dekat kepada seorang hamba melaikan Allah Swt. Dia-lah yang menciptakan manusia. Dia-lah yang menjaga dan memelihara manusia ketika berada di dalam rahim ibu. Dia pulalah yang memindahkan seorang manusia dari alam rahim menuju alam dunia.

Allah Swt juga menganugerahkan kenikmatan materi dan maknawi bagi manusia. Dia menurunkan berbagai nikmat yang tiada tara, seperti Al-Quran, para Nabi dan para Imam  guna memberikan petunjuk kepada manusia dalam perjalanan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Dia-lah yang menghilangkan rasa haus dan lapar serta mengobati berbagai penyakit yang diderita para hambaNya. Dia menciptakan pasangan hidup dan mengkaruniakan keturunan guna mengobati kesendirian hambaNya. Dia menumbuhkan cintaNya di hati setiap insan. Dia senantiasa memberikan kesehatan dan kemuliaan kepada diri manusia . Dia pulalah yang mengeluarkan manusia dari jurang  problematika kehidupan.

Dia-lah Zat yang mengetahui seluruh kondisi, kebutuhan, dan hajat para hambaNya. Dia juga lebih dekat kepada manusia dari siapapun, sesuai firmannya yang berbunyi :

وَ لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسانَ وَ نَعْلَمُ ما تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ وَ نَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَريدِ

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (surah : Qaaf Ayat : 16)

 

Dinukil dari buku syarah doa kumail, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Mengingat bahwa Allah Swt tidak akan dapat dilihat, lantas apa maksud dari “Lamahjubun” yang ...
Mengenal Ar-Rahman dan Ar-Rahim
Qadha dan Qadar
Pemaaf dan Sabar, Akhlak Nabi dan Orang-orang Saleh
Ghibah; Penghapus Amal Perbuatan
Apakah ada dalam al-Quran sebuah ayat yang berbicara tentang estetika dan keindahan?
Hadis Nabi saw: “Ali bersama Al-Qur’an dan Al-Qur’an bersama Ali”
Mengurai Makna Syair Sufi
Dengan siapakah Habil dan Qabil menikah?
Kata-Penuh Hikmah Imam Ali, Pengenalan diri

 
user comment