Indonesian
Saturday 6th of March 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Tidak Bertaubat = Zalim

Tidak Bertaubat = Zalim

 

Sumber :

Buku : taubat dalam naungan kasih sayang

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Guna membersihkan hati dari efek-efek dosa, serta untuk meraih ampunan dan rahmat Ilahi, maka tak ada jalan lain melainkan bertobat dan kembali ke naungan Allah Swt dengan bersegera. Apabila seorang yang berdosa tidak bertaubat di jalan Allah Swt, maka hal ini merupakan kezaliman dan penindasan terhadap dirinya sendiri.  Terkait hal ini, Allah Swt, dalam surah al-Hujarat, ayat 11, berfirman,

وَ مَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

Para pendosa harus menyadari sebuah hakikat bahwasannya Allah Swt, Rasul-Nya saw, dan wali-wali-Nya membenci para pendosa. Terkait hal ini, Nabi Isa as berkata kepada murid-muridnya, “Wahai murid-muridku, jadilah kekasih Allah dengan membenci para pendosa, dan dekatlah kepada Allah dengan menjauhi mereka.”

Para pendosa harus memahami bahwa sesungguhnya ketika mereka berbuat dosa, maka kepribadian dan martabat mereka akan jatuh di hadapan Allah Swt. dan dosa juga akan menurunkan derajat mereka seturun-turunnya, bahkan dapat lebih rendah dari derajat hewan. Dan mereka akan dibangkitkan pada Hari Kebangkitan dalam bentuk bukan manusia.  

 Dinukil dari buku taubat dalam naungan kasih sayang, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

 

 

70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Menengok Keabsahan Doa Kumail, bag 1
Nikah Mut’ah Antara Hukum Islam dan Fitnah Wahhabi
Mengingat bahwa Allah Swt tidak akan dapat dilihat, lantas apa maksud dari “Lamahjubun” yang ...
Mengenal Ar-Rahman dan Ar-Rahim
Qadha dan Qadar
Pemaaf dan Sabar, Akhlak Nabi dan Orang-orang Saleh
Ghibah; Penghapus Amal Perbuatan
Apakah ada dalam al-Quran sebuah ayat yang berbicara tentang estetika dan keindahan?
Hadis Nabi saw: “Ali bersama Al-Qur’an dan Al-Qur’an bersama Ali”
Mengurai Makna Syair Sufi

 
user comment