Indonesian
Sunday 7th of March 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Dilarang Menunda Tobat, bag II

Dilarang Menunda Tobat, bag II

 

Sumber :

Buku : taubat dalam naungan kasih sayang

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Berapa banyak orang yang berdosa ingin bertaubat dan kembali ke jalan Allah Swt, tetapi mereka masih terus melakukan dosa dan maksiat, hingga menyebabkan jiwa mereka terpenjara dalam belenggu hawa nafsu setan dan menyebabkan penyakit dosa tersebut menjadi kronis. Hal ini menyebabkannya menjadi sulit untuk diobati.

Dosa dan maksiat yang terus menerus dilakukan dan jauhnya jiwa dari penghambaan kepada sang pencipta, Allah Swt, dapat menyebabkan pengingkaran terhadap tanda-tanda kebesaran Allah dan hari pembalasan. Hal ini juga dapat menjadikan seseorang mendustakan ayat-ayat Ilahi.

Allah Swt dalam surah ar-Rum, ayat 10, berfirman,

ثُمَّ كانَ عاقِبَةَ الَّذينَ أَساؤُا السُّوآى أَنْ كَذَّبُوا بِآياتِ اللهِ وَ كانُوا بِها يَسْتَهْزِؤُونَ

“Kemudian, akibat orang-orang yang mengerjakan kejahatan adalah (azab) yang lebih buruk,karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-oloknya.”

Dinukil dari buku taubat dalam naungan kasih sayang, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

 

70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Tanda-Tanda Sebelum Kemunculan Imam Mahdi afs
Posisi Manusia dalam Sistem Penciptaan
Yazid dalam Timbangan Al-Qur'an dan As-Sunnah
Dialog Fatimah as dengan Abu Bakar; Mengungkap kebohongan sebuah hadis politik
Tafsir Al-Quran, Surat Al-Isra Ayat 11-14
Menengok Keabsahan Doa Kumail, bag 1
Nikah Mut’ah Antara Hukum Islam dan Fitnah Wahhabi
Mengingat bahwa Allah Swt tidak akan dapat dilihat, lantas apa maksud dari “Lamahjubun” yang ...
Mengenal Ar-Rahman dan Ar-Rahim
Qadha dan Qadar

 
user comment