Indonesian
Wednesday 22nd of September 2021
592
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Hakikat Dzat Allah

Hakikat Dzat Allah

 

Sumber :

Buku : Syarah Doa Kumail

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Neisyaburi, dalam kitab rijalnya, berkata, “Kumail adalah sahabat pilihan Amirul Mukminin Ali as, dimana Imam as menempatinya di barisan Imam as ketika dalam perjalanan.” Neisyaburi menambahkan, dalam perjalanan tersebut, Kumail berkata kepada Amirul Mukminin Ali as, “Apa sebenarnya Hakikat Itu?” (hakikat dzat Allah), Imam ali as menjawab, “ dimana engkau, dan dimana hakikat dzat Tuhan itu?”

Lalu, Kumail berkata, “Apakah saya bukan pengikut pilihan dan setia kamu?”, Imam as menjawab, “Iya, wahai Kumail, kamu adalah pengikut setia dan pilihan ku, pada akhirnya, berbagai makrifat yang ada di diri ku akan sampai kepada kamu.”

Mendengar itu, Kumail kembali berkata, “Apakah sosok Mulia seperti engkau akan mengecewakan orang yang bertanya?” Imam ali as berkata, “ Hakikat zat Tuhan tidak dapat dipahami melainkan melalui kashaf (pemandangan syuhudi), dan juga tidak dapat dipahami melainkan dengan jalan penyucian, yaitu kita mensucikan zat Tuhan dari segala sesuatu yang pernah kita bayangkan dan lihat.”

Amirul Mukminin Ali as, menambahkan, “ Manusia harus mengetahui bahwa Tuhan bukanlah yang ada dalam angan-angan dan khayalannya. Apa yang ada di dalam angan-angan dan khayalan (imajinasi) seorang manusia, bukanlah Tuhan, akan tetapi itu adalah makhluknya (yang diciptakannya).”

Amirul Mukminin Ali as, melanjutkan bahwa ketika seseorang dapat terbebas dari alam khayal dan angan-angan, dan masuk ke dalam ilmu dan ruangan batin yang murni, dimana di dalamnya sama sekali tak ada angan-agan dan khayal, maka dalam kondisi itu, seseorang dapat melihat hakikat. Karena angan-angan dan khayalan (imajinasi) merupakan penghalang batin guna menemukan sebuah hakikat.  

Dinukil dari buku syarah doa kumail, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

 

 

 

592
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Berapa banyak surah dalam al-Qur’an yang menggunakan nama-nama para Nabi Ilahi?
Dibelahnya Dada Rasulullah saw: Fakta atau Fiksi
Imamah dan Ahlulbait
Pengaruh Iman Kepada Hari Akhir bagi Akhlak Manusia
Apakah maksud dari qaulan tsaqila (firman yang berat) dalam ayat “Inna sanulqi ‘alaika qaulan ...
Inilah Wujud Keadilan Allah bagi Makhluk-Nya
Peringatan Allah dalam Al-Quran: Mengharamkan yang Dihalalkan Allah
Nabi Muhammad saw adalah nabi terakhir
3 Universitas di Indonesia Ajak Universitas Tehran Tingkatkan Kerjasama
Mengapa Agama itu Perkara Fitri

 
user comment