Indonesian
Saturday 27th of February 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Universitas Inggris Kaji Sentimen Anti-Islam

Universitas Inggris Kaji Sentimen Anti-Islam

 

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Universitas Teesside, Inggris, mengeluarkan kebijakan baru yang isinya pendirian pusat studi ekstremis kanan dengan  fokus peningkatan sentimen anti-Islam.

Pusat studi itu akan diresmikan akhir bulan ini, sekaligus menandai peringatan Holocaust. Pusat studi ini akan mengawali kiprahnya dengan menghadirkan dua pakar sayap kanan, yakni profesor Nigel Copsey dan Dr Matthew Feldman. Kedua akademisi ini akan mengungkap sejarah pergerakan kelompok sayap kanan di Inggris, berikut bahaya dan efek yang ditimbulkan kelompok tersebut.

Feldman, seorang sejarawan, mengatakan organisasi seperti Liga Pertahanan Inggris (EDL) sebenarnya tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk memobilisasi banyak orang. Sifat pergerakan justru hanya sporadis saja.

"Anda tahu, mereka hanya mampu mengajak banyak orang untuk berdemonstrasi pada hari sabtu dan berteriak hanya dalam hitungan tahun. Setelah itu, aksi itu semakin berkurang, dan pada akhirnya berhenti sama sekali," kata dia seperti dikutip guardian.co.uk, Senin (14/1).

Namun, kata dia, yang perlu diperhatikan dalam pergerakan kelompok ini ada semacam pergeseran secara bertahap. Semula, organisasi sayap kanan lebih banyak memperjuangkan nasionalisme budaya. Selanjutnya, mereka mencoba lebih spesifik pada satu komunitas, yakni muslim. Pergeseran itu, selanjutnya membawa dukungan besar terhadap kelompok ini.

"Akan tetapi, elemen penting dari keberhasilan itu adalah internet. Mereka tidak lagi kesulitan untuk mengundang banyak orang," kata dia.

Feldman mengaku dirinya tidak ingin terlalu berlebihan dalam memberikan peringatan soal kelompok sayap kanan. Tapi, kasus Breivik merupakan tanda bahaya dari efek perubahan ini. "Pikirkan bagaimana EDL memulainya. Anda sekalian tahu muslim ambil bagian dalam perang salib. Lalu, anda memiliki nasionalis yang kemudian menjadi EDL lalu memerangi mereka. Saya kira akan ada ketegangan," kata dia.

Redaktur: Dewi Mardiani
Reporter: Agung Sasongko

source : republika.co.id
70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Jet Tempur Saudi Hancurkan Gedung Sekolah di Sana’a
Warga di Timur Arab Saudi Siap untuk Gelar Unjuk Rasa Damai
Suasana Majelis Duka Husaini di Malaysia
Rahbar: Kami tak Akan Membiarkan Pengaruh AS Masuk ke Iran
Dicegah Memasuki Arab Saudi untuk Tunaikan Ibadah Haji, Ratusan Ribu Rakyat Yaman Protes
Haji, Simbol Keagungan Umat Islam
Idul Adha Pengingat Kita Berkorban, Jangan Maunya Kaya Sendiri
Serangan Zionis ke Masjidil Aqsa Masuki Hari Kelima
Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan di Masyarakat
Media AS Klaim Presiden Obama Kirim Surat Rahasia ke Iran

 
user comment