Indonesian
Saturday 25th of June 2022
476
0
نفر 0

Kumail bin Ziyad dalam Kaca Mata Riwayat

Kumail bin Ziyad dalam Kaca Mata Riwayat

 

Sumber :

Buku : Syarah Doa Kumail

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Haj Mirza Hasyim Khorasani, dalam kitab Muntakhab Attawarikh, mengatakan bahwa orang-orang yang hidup pada masa Ali bin Abi Thalib (as) terbagi menjadi tiga golongan : hawariyun, teman, dan sahabat khusus beliau (as). Hawariyun terdiri dari empat orang, yaitu ‘Amru bin Hamaq Khaza’i, Maitsam Tamar, Muhammad bin Abu Bakar dan Uwais Qarani. Sedangkan sahabat khusus Imam Ali (as), terdiri dari banyak orang yang salah satu diantaranya adalah Kumail bin Ziyad. Kemudian Haj Mirza Hasyim Khorasani melanjutkan : “Kumail merupakan seorang tabi’in ternama yang pada tahun 83 H, di usianya yang ke 90 dibunuh oleh Hajaj bin Yusuf”.

Meskipun terdapat berbagai perbedaan pendapat dalam menentukan para pengikut ahlul bait, akan tetapi  Ahlusunnah dalam hal  ini mengakui keabsahan Kumail bin Ziyad. Sebagaimana Ibnu Abi-l Hadid yang termasuk ulama besar Mu’tazilah, mengenai sosok Kumail bin Ziyad menyebutkan : “Ia adalah pengikut pilihan Ali”.

Dzahabi juga menuliskan : “Kumail adalah seorang lelaki mulia, pemimpin kaumnya dan pengikut Ali”.

Ibnu Katsir Damasyqi berkata : “Ia adalah orang yang tangguh dan pemberani, orang yang zuhud serta ahli ibadah”.

Dinukil dari buku syarah doa kumail, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

 

 

 

 

476
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:
لینک کوتاه

latest article

Meninjau (kembali) Waktu Berbuka Puasa
18Rabiul Awal, Pembangunan Masjid Nabawi Dimulai
APA KEMULIAAN MEMBANTU PEKERJAAN SEORANG ISTRI?
Apakah seluruh ayat al-Qur’an memiliki sya’n al-nuzûl atau tidak? Bagaimana ...
Lapang Dada, Bekal Terbaik dalam Memikul Beban Kehidupan
Petinggi Majma Jahani Ahlul Bait As Kecam Eksekusi Mati atas Tahanan Politik di Bahrain
Ulama Ahlu Sunnah Iran Desak Sunni-Syiah Bersatu
Selandia Baru Negara Paling Sesuai dengan Keislaman Islam
Amalan dan Doa-Doa Hari 'Idul Fithri
Membantu Heidegger, Menemukan Ada (analisa bahasa dan puisi)

 
user comment