Indonesian
Thursday 24th of June 2021
215
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Kumail bin Ziyad dalam Kaca Mata Riwayat

Kumail bin Ziyad dalam Kaca Mata Riwayat

 

Sumber :

Buku : Syarah Doa Kumail

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Haj Mirza Hasyim Khorasani, dalam kitab Muntakhab Attawarikh, mengatakan bahwa orang-orang yang hidup pada masa Ali bin Abi Thalib (as) terbagi menjadi tiga golongan : hawariyun, teman, dan sahabat khusus beliau (as). Hawariyun terdiri dari empat orang, yaitu ‘Amru bin Hamaq Khaza’i, Maitsam Tamar, Muhammad bin Abu Bakar dan Uwais Qarani. Sedangkan sahabat khusus Imam Ali (as), terdiri dari banyak orang yang salah satu diantaranya adalah Kumail bin Ziyad. Kemudian Haj Mirza Hasyim Khorasani melanjutkan : “Kumail merupakan seorang tabi’in ternama yang pada tahun 83 H, di usianya yang ke 90 dibunuh oleh Hajaj bin Yusuf”.

Meskipun terdapat berbagai perbedaan pendapat dalam menentukan para pengikut ahlul bait, akan tetapi  Ahlusunnah dalam hal  ini mengakui keabsahan Kumail bin Ziyad. Sebagaimana Ibnu Abi-l Hadid yang termasuk ulama besar Mu’tazilah, mengenai sosok Kumail bin Ziyad menyebutkan : “Ia adalah pengikut pilihan Ali”.

Dzahabi juga menuliskan : “Kumail adalah seorang lelaki mulia, pemimpin kaumnya dan pengikut Ali”.

Ibnu Katsir Damasyqi berkata : “Ia adalah orang yang tangguh dan pemberani, orang yang zuhud serta ahli ibadah”.

Dinukil dari buku syarah doa kumail, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

 

 

 

 

215
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Apakah seluruh ayat al-Qur’an memiliki sya’n al-nuzûl atau tidak? Bagaimana kedudukan sya’n ...
Bagaimana hubungan Iman dan ketenangan hati dalam pandangan Al-Quran?
Lapang Dada, Bekal Terbaik dalam Memikul Beban Kehidupan
Keajaiban Istighfar Dalam Kehidupan Dunia
MENGAPA BERTAWASHUL KEPADA PARA KEKASIH ALLAH DILARANG?
KISAH IDRIS AS. NABI ALLAH YANG DIANGKAT KE LANGIT
Letak Saqifah Bani Sa'idah
Takwa dan Sabar Sebagai Tameng Dalam Menghadapi Cobaan Bag. 2
Kenapa Kita Harus Memuliakan Anak Yatim?
Sayyidah Fathimah az Zahra; Biografi dan Kepribadiannya

 
user comment