Indonesian
Saturday 27th of February 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Pakar: Awas Standar Ganda ke Muslim Cina

Pakar: Awas Standar Ganda ke Muslim Cina

 

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING--Komunitas Muslim Cina perlu waspada dengan kebijakan ganda Beijing. Sebab, kebijakan itu bakal memicu perpecahan umat.

Antropolog asal California, Dru Gladney menilai Beijing sejak awal memperlakukan kebijakan ganda terhadap umat Islam yang berasal dari etnis Uighur dan Hui.

"Di Xianjiang, kebebasan beragama diawasi secara ketat karena situasi politik itu berbeda dengan daerah lain," kata dia, seperti dikutip Radio Free Asia, Ahad (2/12).

Gladney menambahkan kebijakan itu memicu kemarahan dan rasa frustasi dari kalangan Muslim Uighur.  "Semua gerakan Uighur terhadap pemerintah Cina disebabkan rasa frustrasi yang dihasilkan dari penindasan pemerintah Cina di wilayah tersebut, bukan oleh kekuatan agama yang radikal," imbuh Gladney.

Secara fisik, Muslim Uighur sangat berbeda dengan Muslim Cina dari etnis Hui. Perbedaan mencolok lainnya adalah budaya. Muslim Uighur mewarisi budaya Turki dan Asia Tengah yang kuat. Jelas sangat kontras dengan budaya etnis Hui, yang kental dengan pengaruh Cina.

Penulis berdarah Uighur, Ghulam Osman mengatakan Uighur merupakan ras berbeda dari Cina, berbeda dengan Muslim Hui sat yang masih satu etnis dengan Cina.

"Tapi Muslim Hui tidak pernah merasakan penindasan yang sama dengan Muslim Uighur. Bisa jadi, karena mereka telah berasimilasi dengan budaya Cina," kata dia.

Para aktivis HAM menilai Beijing sengaja memberlakukan kebijakan yang menghapus identitas dan budaya Uighur dengan memasukan etnis Han ke wilayah kantung Uighur.

Pada tahun 1940, hanya ada lima persen etnis Han di Xianjiang. Kini, jumlahnya mencapai 40 persen."Fakta itu menandakan Uighur diserang Cina," kata Osman.

Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Agung Sasongko

source : http://www.republika.co.id
70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Jet Tempur Saudi Hancurkan Gedung Sekolah di Sana’a
Warga di Timur Arab Saudi Siap untuk Gelar Unjuk Rasa Damai
Suasana Majelis Duka Husaini di Malaysia
Rahbar: Kami tak Akan Membiarkan Pengaruh AS Masuk ke Iran
Dicegah Memasuki Arab Saudi untuk Tunaikan Ibadah Haji, Ratusan Ribu Rakyat Yaman Protes
Haji, Simbol Keagungan Umat Islam
Idul Adha Pengingat Kita Berkorban, Jangan Maunya Kaya Sendiri
Serangan Zionis ke Masjidil Aqsa Masuki Hari Kelima
Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan di Masyarakat
Media AS Klaim Presiden Obama Kirim Surat Rahasia ke Iran

 
user comment