Indonesian
Tuesday 2nd of June 2020
  1226
  0
  0

Muslim Prancis Masih Alami Diskriminasi

Muslim Prancis Masih Alami Diskriminasi

 

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Diskriminasi bagi warga muslim di Perancis masih terus menghadapi diskriminasi di berbagai aspek. Misalkan di dunia kerja, dibandingkan rekan-rekan mereka yang nonmuslim, pemeluk Islam mendapatkan intimidasi dan diskriminasi 2,5 kali lipat lebih banyak dari mereka. Data tersebut disimpulkan dari riset sebuah penilitan profesor ilmu politik, David Laitin, yang baru dikeluarkan Universitas Stanford.

Dalam studi yang diterbitkan oleh Prosiding National Academy of Sciences tersebut disimpulkan bahwa warga Prancis yang beragama nonmuslim lebih banyak untuk dipanggil dalam wawancara kerja daripada warga muslim, yaitu sebesar 2,5 kali lipat. Walaupun keduanya sama-sama berkualitas dengan etnis dan latar belakang yang sama.

Penelitian tersebut menjadi yang pertama dalam hal mengidentifikasi agama sebagai sumber diskriminasi di Perancis. Laitin mengungkapkan harapannya agar studi tersebut bisa membantu meningkatkan kebijakan di Prancis, di mana data-data tentang latar belakang masyarakat seperti agama dan etnis tidak dikumpulkan oleh pemerintah.

"Tanpa informasi itu tidak mungkin bisa dipahami atau memperbaiki situasi dengan baik bahwa ada beberapa orang sedang didiskriminasi," ungkap Laitin seperti dimuat dalam artikelnya yang diterbitkan Stanford News, Senin (26/11).

Profesor Laitin dibantu beberapa orang akademisinya membuat sebuah studi lapangan. Dalam studi tersebut dirancang beberapa orang responden dengan latar belakang pengalaman kerja yang sama, namun berbeda dari segi agama.

Menurut laporan Alarabiya, para responden melamar pekerjaan di perusahaan yang sama dengan posisi yang dituju sama. Namun kenyataannya, kesempatan untuk diterima responden muslim 2,5 lebih rendah dari responden nonmuslim.

Redaktur: Dewi Mardiani
Reporter: Hannan Putra

source : http://www.republika.co.id
  1226
  0
  0
امتیاز شما به این مطلب ؟

latest article

    Seminar Pendidikan Di Makassar Dihentikan Paksa Kelompok Intoleran
    Ideologi Pancasila Harus Terus Disampaikan kepada Anak-Anak
    Jutaan Rakyat Yaman Kutuk Dua Tahun Agresi Arab Saudi
    Kutuk Eksekusi Syeikh Nimr Kedubes Saudi Didemo Massa
    Haji, Peluang Terbaik untuk Umumkan Posisi terkait al-Aqsa
    Parade Peringatan 50 Tahun, ASEAN Menjadi Satu Komunitas, Satu Keluarga
    Dua Bom Meledak di Homs, Puluhan Tewas
    Donasi PPI Dunia Untuk Rakyat Suriah
    Indosiar Klarifikasi Berita Muslim Iran Wukuf di Arafah
    Halaqah Alim Ulama Se-Lampung Hasilkan 5 Kesepakatan Jaga NKRI

 
user comment