Indonesian
Thursday 4th of March 2021
99
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Nikmat dan Tanggung Jawab Manusia

Nikmat dan Tanggung Jawab Manusia

Sumber :

Buku : taubat dalam naungan kasih sayang

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

 

فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللهُ حَلالاً طَيِّباً وَ اشْكُرُوا نِعْمَةَ اللهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. (QS. 16:114)”

Allah Swt melalui kasih sayang, rahmat dan inayah-Nya telah memberikan kepada manusia kapasitas untuk menerima nikmat yang tiada tara, dimana tak satu pun makhluk-Nya di alam semesta ini yang memiliki kapasitas tersebut, termasuk malaikat.

Apabila manusia dapat memanfaatkan nikmat tersebut sesuai dengan perintah dan anjuran-Nya, maka jiwa dan raga manusia akan berkembang serta ia akan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Al-Quran menyoroti dua belas hal penting berkenaan dengan perkara nikmat :

1.     Luas dan berlimpahnya nikmat

2.     Jalan menggapai nikmat

3.     Perhatian kepada nikmat

4.     Mensyukuri nikmat

5.     Menghindari rasa tidak berterima kasih atas nikmat

6.     Nikmat tak terhingga

7.     Orang-orang yang menghargai nikmat

8.     Keburukan dari penyalahgunaan nikmat

9.     Bakhil atas nikmat

10.  Penyebab hilangnya nikmat

11.  Penyempurnaan nikmat

12.  Pahala menggunakan nikmat dengan baik

 

Dinukil dari buku taubat dalam naungan kasih sayang, karya Ayatullah Husein Ansariyan.



 

 

 

 

 

 

99
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Iffah Dalam Pandangan Islam
Rahasia Keagungan Sayidah Fatimah as
Tafsir Al-Quran, Surat An-Nahl Ayat 120-124
Larangan Allah Mendekati Perbuatan Keji
Mengapa Abdul Mutthalib memberikan nama anaknya dengan nama Abdul Uzza?
Adab-adab Berdoa
Tafsir Al-Quran, Surat Al-Isra Ayat 3-6
Studi Kritis Hadits "Berpegangan kepada al-Quran dan as-Sunnah"
Derajat Orang-orang Dermawan
Apa makna dari kesadaran diri menurut al-Qur’an?

 
user comment