Indonesian
Thursday 4th of March 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Memakai Jilbab, Seorang Muslimah Dilarang Masuk Bank

Memakai Jilbab, Seorang Muslimah Dilarang Masuk Bank

 

AMERIKA SERIKAT, muslimdaily.net - Menyatakan bahwa jilbab tidak sesuai dengan kebijakan bank, seorang wanita Muslim berjilbab di Amerika telah diminta untuk meninggalkan bank di Tulsa setelah menolak untuk melepas jilbabnya, kebijakan yang secara luas dikritik oleh kelompok-kelompok Muslim di Tulsa.

"Saya kira ada perbedaan yang sangat jelas antara sesuatu seperti topeng ski, dan sesuatu seperti jilbab," kata Jillian Holzbauer bersama  Council on American-Islamic Relations (CAIR) wilayah Oklahoma, kepada KJRH-TV, sebagaimana dilansir onislam.net, Jumat 9 NOvember.

"Kami memahami kekhawatiran kepastian keamanan. Itulah sebuah bank, itu pasti menjadi perhatian besar," tambah holzbauer.

Mengunjungi Valley National Bank yang berada di Tulsa, Jillian Holzbauer ingin melakukan transaksi untuk bisnisnya. Namun, setelah memasuki bank, dia dipanggil karena berjilbab. Pejabat bank mengatakan wanita ia akan membutuhkan pendamping jika dia tidak ingin melepas jilbabnya. Menolak untuk melepas jilbabnya, wanita itu memutuskan untuk pergi dari bank tersebut. Holzbauer mengatakan ia kemudian menghubungi mereka untuk mengajukan keluhan.
 
Menurut Holzbauer tindakan seperti itu merupakan diskriminasi karena tidak diterapkan kepada semua pelanggan.

Bank itu menjelaskan bahwa mereka memiliki aturan kepada pelanggannya untuk melepas topi, kerudung maupun kacamata bila memasuki bank. Aturan itu ditempelkan di pintu masuk bank. Bank menambahkan mengadopsi kebijakan dari Asosiasi Bank di negara bagian Oklahoma untuk mengurangi kejahatan.

"Ini kebijakan OBA yang diadopsi oleh Valley NAtional Bank, yang dirancang untuk melindungi karyawan dan pelanggan dari bahaya dari setiap orang yang memasuki bank yang tidak dapat dengan mudah diidentifikasi," kata CEO Bank, Brad Scrivner.

Kemudian, bank mengatakan mereka mengirim surat yang menjelaskan kebijakan tersebut untuk CAIR. CEO bahkan meminta alamat Jillian Holzbauer sehingga ia bisa meminta maaf karena membuatnya merasa "tidak diinginkan." [rah]

ket gambar: ilustrasi aksi gerakan jilbab


source : http://muslimdaily.net
70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Khazanah Trans 7 Memutarbalikan Sejarah Islam
Jet Tempur Saudi Hancurkan Gedung Sekolah di Sana’a
Warga di Timur Arab Saudi Siap untuk Gelar Unjuk Rasa Damai
Suasana Majelis Duka Husaini di Malaysia
Rahbar: Kami tak Akan Membiarkan Pengaruh AS Masuk ke Iran
Dicegah Memasuki Arab Saudi untuk Tunaikan Ibadah Haji, Ratusan Ribu Rakyat Yaman Protes
Haji, Simbol Keagungan Umat Islam
Idul Adha Pengingat Kita Berkorban, Jangan Maunya Kaya Sendiri
Serangan Zionis ke Masjidil Aqsa Masuki Hari Kelima
Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan di Masyarakat

 
user comment