Indonesian
Tuesday 9th of March 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Tantangan Media Islam sangat Berat

 

BANDA ACEH – Ikatan Penulis Santri Aceh (IPSA) merekomendasikan kepada Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan ormas Islam lainnya, untuk duduk bersama-sama dengan kalangan pengusaha Muslim dalam mewujudkan kehadiran media Islam tersebut.

Para penulis ini juga merekomendasikan kepada dewan pers untuk mengawasi media-media di Aceh yang terlalu vulgar dalam pemberitaan kriminalitas yang dikhawatirkan akan berpengaruh pada generasi muda Aceh.

Wakil Redaktur Pelaksana Harian Republika, Syahruddin El-Fikri, yang menjadi salah satu pembicara dalam simposium tersebut, menyatakan, tantangan media Islam dewasa ini sangat berat. Tak hanya berasal dari luar, tapi juga dari kalangan umat Islam sendiri.

Selain itu, Syahruddin juga menyebutkan, tantangan terbesar dalam melahirkan media Islam adalah dari segi pendanaan, sumber daya manusia (SDM), dan komitmen setiap individu Muslim.

Menurutnya, Republika sebagai harian komunitas Muslim, sangat mendukung hadirnya media Islam di Bumi Serambi Mekkah itu.

Di tempat yang sama, Wakil Redaktur Pelaksana Harian Serambi Indonesia, Asnawi Kumar, menyatakan sangat mendukung gagasan dari IPSA dalam upaya menghadirkan media Islam di Aceh.

Redaktur: Chairul Akhmad

source : republika.co.id
70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Di Hari Raya Qurban, ISIS Sembelih 19 Pemuda Suriah
NU Kembali Tegaskan Syiah Bukan Aliran Sesat
Ini Masjid yang Sering Dikunjungi Tokoh Dunia
Pertemuan Sejumlah Mahasiswa Syiah Eropa dengan Pimpinan Majma’ Ahlul Bayt as
Khazanah Trans 7 Memutarbalikan Sejarah Islam
Jet Tempur Saudi Hancurkan Gedung Sekolah di Sana’a
Warga di Timur Arab Saudi Siap untuk Gelar Unjuk Rasa Damai
Suasana Majelis Duka Husaini di Malaysia
Rahbar: Kami tak Akan Membiarkan Pengaruh AS Masuk ke Iran
Dicegah Memasuki Arab Saudi untuk Tunaikan Ibadah Haji, Ratusan Ribu Rakyat Yaman Protes

 
user comment