Indonesian
Saturday 27th of February 2021
70
0
نفر 0
0% این مطلب را پسندیده اند

Ancaman Pada Masjid, Muslim Kanada Khawatir

Ancaman Pada Masjid, Muslim Kanada Khawatir

 

Serangkaian ancaman terhadap masjid di kota Charlottetown  Kanada  telah menciptakan kepanikan di antara komunitas Muslim.

"Kami merasa kami menjadi sasaran," kata Zain Esseghaier, juru bicara komunitas Muslim di Charlottetown, kepada The Globe and Mail sebagaimana dilansir onislam.net, 2 oktober.

"Masjid ini menjadi sasaran dan itu dari orang benar-benar marah."

Masjid di kota berada di bawah serangkaian ancaman serangan dalam beberapa pekan terakhir. Pekan lalu, sebotol bensin dengan tulisan  "Kalahkan Jihad" ditemukan di tangga depan Masjid Dar As-Salam.

"Sebuah botol berisi bensin yang ditinggalkan di depan pintu, Anda mulai bertanya-tanya apakah pesan yang sedang dikirim berarti pembakaran," katanya.

Serangan itu terjadi dua bulan setelah sebuah truk dari kontraktor yang bekerja pada bangunan masjid  dibakar pada bulan Agustus. Sebuah kepala babi juga letakkan di kotak pos di tempat sebuah masjid baru di kota itu awal Oktober alu.

"Pertama kali kami pikir itu adalah lelucon parah, kedua kalinya kami sedikit khawatir karena itu kebakaran," kata Esseghaier, yang  seorang guru dan juru bicara Masyarakat Islam dari Prince Edward Island (PEI).

"Dan ketiga kalinya itu sedikit terlalu dekat untuk kenyamanan sehingga kami memutuskan untuk go public."

Ini bukan masjid pertama kalinya masjid menghadapi ancaman di Kanada. Pada bulan Agustus, seorang komisioner untuk Victoria Coast Guard telah mengancam untuk meledakkan sebuah masjid baru di selatan kota Victoria.

Pemimpin Muslim memperingatkan bahwa ancaman masjid membuat masyarakat khawatir tentang keselamatan mereka.

"Kami prihatin tentang keselamatan dan keamanan orang-orang yang mengunjungi masjid," kata Esseghaier.

Masjid Dar As-Salam, yang memiliki kapasitas 120 jamaah, dibuka pada bulan Juli. Sebelum pembukaan, Muslim melakukan shalat di ruang bawah tanah bangunan lain di kota.

"Orang-orang dalam masyarakat telah memimpikan tempat mereka sendiri untuk beberapa tahun terakhir," kata Esseghaier.

"Kami bingung untuk memahami mengapa orang akan melakukan hal seperti itu ke tempat ibadah. Kami bertanya-tanya apa yang akan menjadi gerakan berikutnya, hal berikutnya yang akan terjadi," kata Esseghaier.

Muslim sekitar 1,9 persen dari 32,8 juta penduduk Kanada, dan Islam adalah agama nomer dua setelah Nasrani (Protestan dan Katolik Roma).


source : http://muslimdaily.net
70
0
0% (نفر 0)
 
نظر شما در مورد این مطلب ؟
 
امتیاز شما به این مطلب ؟
اشتراک گذاری در شبکه های اجتماعی:

latest article

Jet Tempur Saudi Hancurkan Gedung Sekolah di Sana’a
Warga di Timur Arab Saudi Siap untuk Gelar Unjuk Rasa Damai
Suasana Majelis Duka Husaini di Malaysia
Rahbar: Kami tak Akan Membiarkan Pengaruh AS Masuk ke Iran
Dicegah Memasuki Arab Saudi untuk Tunaikan Ibadah Haji, Ratusan Ribu Rakyat Yaman Protes
Haji, Simbol Keagungan Umat Islam
Idul Adha Pengingat Kita Berkorban, Jangan Maunya Kaya Sendiri
Serangan Zionis ke Masjidil Aqsa Masuki Hari Kelima
Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan di Masyarakat
Media AS Klaim Presiden Obama Kirim Surat Rahasia ke Iran

 
user comment