Indonesian
Monday 25th of September 2017
code: 82143
Percuma Itu Nobel Kalau Membiarkan Pembantaian Umat Muslim

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyatakan warga NU mengutuk oknum yang terlibat pembantaian etnis muslim Rohingya di Myanmar.

Ia juga menyesalkan Pemerintah Myanmar yang terkesan abai terhadap pembantaian yang menimpa etnis muslim Rohingya. Terlebih, lanjut Said, mereka bukan sekelompok pemberontak yang melawan negara.

"Mereka itu saya pernah mendengar, mereka itu hidupnya enggak macem-macem, enggak ada gerakan politik, lain misalnya di negara lain ada gerakan politik, ini enggak, enggak pernah aneh-aneh melawan pemerintah mengadakan oposisi, enggak," ujar Said di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (2/9/2017).

Abainya pemerintah Myanmar, menurut Said, justru mencoreng nama baik tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi sebagai penerima Nobel perdamaian.

"Ya itu, mencoreng nama baik beliau sebagai peraih Nobel perdamaian, percuma itu Nobel kalau membiarkan kejahatan pembantaian terhadap Muslim Rohingya, khususnya umat Islam di sana, umumnya semua umat manusia mengutuk perilaku itu," lanjut dia.

Kekerasan mematikan semakin memburuk di negara bagian Rakhine, Myanmar. Hingga Minggu (27/8/2017), korban tewas mencapai 100 orang.

Korban tewas meningkat karena bentrokan bersenjata antara tentara dan militan Rohingya berlanjut untuk hari ketiga, Minggu kemarin, seperti diberitakan kantor berita Perancis, AFP, dan media Inggris, The Guardian.

Pemerintah telah mengevakuasi setidaknya 4.000 warga desa non-Muslim di tengah bentrokan yang berlangsung di Rakhine barat laut. Ribuan Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh.


user comment
 

latest article

  Suasana Majelis Pembacaan Doa Nudbah di Masjid Jamkaran pada Jumat Pertama Muharram
  Muslim Syiah Sierra Leone Adakan Majelis Duka Husaini di Malam Pertama Muharram
  Ini Pendapat GP Ansor tentang Pembubaran Seminar Sejarah 65 di LBH Jakarta
  Ditipu ISIS, Bocah Mantan ISIS Akui Menyesal
  Banyak Berita dan Informasi mengenai Iran dan Syiah itu Hoax
  Suasana Peringatan Idul Ghadir di New Port, Wales
  Persatuan Ulama Islam Serukan Perlindungan Warga Muslim Rohingya
  Bertemu Suu Kyi, Menlu Akan Sampaikan Proposal Indonesia Terkait Konflik di Rakhine State
  Pemerintah Berkomitmen Bantu Atasi Krisis Kemanusiaan di Myanmar
  Hizbullah Menerima Jasad Syahid Mohsen Hojaji dari ISIS