Indonesian
Monday 20th of November 2017
code: 81845
Imam Hasan as Meninggalkan I’tikaf

Saat Imam Hasan Mujtaba as sedang menghabiskan hari-harinya untuk beri’tikaf di masjid, seseorang mendatangi beliau dan berkata, “Wahai putra Rasulullah saw, seseorang menagih hutang padaku namun aku tidak mempunyai uang. Oleh karena itu ia ingin menuntutku sehingga aku dipenjara.”

Imam Hasan as menjawabnya, “Saat ini aku tidak punya uang untuk membayar hutangmu.”

“Maka lakukanlah sesuatu agar aku tidak dipenjara,” kata lelaki itu.

Padahal sedang beri’tikaf, dan orang yang beri’tikaf tidak boleh keluar dari masjid, Imam Hasan as mengambil sepatunya dan hendak pergi meninggalkan masjid.

Lelaki itu berkata, “Wahai putra Rasulullah saw, apakah engkau lupa bahwa dirimu sedang beri’tikaf?”

Imam menjawab, “Aku tidak lupa bahwa aku sedang beri’tikaf. Tapi aku ingat perkataan ayahku bahwa orang yang menunaikan hajat saudaranya maka pahalanya seperti orang yang beribadah sembilan ribu tahun, berpuasa di siang hari dan beribadah di malam hari.”

Sumber: Hauzah Maya

user comment
 

latest article

  Selandia Baru Negara Paling Sesuai dengan Keislaman Islam
  Imam Ali as dimata Ibnu Taymiyah
  Keajaiban Istighfar Dalam Kehidupan Dunia
  Belajar dari Keadilan Imam 'Ali
  Al-Husein, Inspirator Revolusioner Dunia
  Peran Perempuan dalam Kebangkitan al-Husein as (Bagian Pertama)
  Pesan Pahlawan-pahlawan Kecil Karbala Idola Kita (Bagian Terakhir)
  Sejarah Imam Ali AS (Bagian 3)
  Aksi Simpatik Muslim Inggris Memperkenalkan Imam Husain as di London
  Kata-kata mutiara Imam Baqir a.s.