Indonesian
Monday 25th of July 2016
کدمطلب : 58828
Hakikat Syukur

 

Sumber :

Buku : taubat dalam naungan kasih sayang

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Raghib Isfahani, dalam buku agungnya yang dikenal dengan nama al-Mufradat, menyatakan bahwa akar dari kata bersyukur adalah dari mata air syukur.  Yakni, mata yang dipenuhi dengan air mata, atau mata air yang dipenuhi dengan air jernih.

Oleh karena itu, makna syukur adalah sebuah kondisi batin yang selalu mengingat Allah dan memberikan perhatian kepada berbagai nikmat Ilahi dengan memahami sumber datangnya nikmat itu dan bagaimana menggunakannya.

Terkait dengan realitas syukur, Khajeh Nasiruddin Thusi yang populer dengan panggilan “gurunya manusia”, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Allamah Majlisi, mengatakan bahwa bersyukur merupakan perbuatan yang paling baik dan paling agung. Ia menambahkan bahwa bersyukur hanya dapat dilakukan dengan serangkaian ucapan, perbuatan dan niat.

Dinukil dari buku taubat dalam naungan kasih sayang, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

نظرات کاربران
 

آخرین مطالب

  KETERATURAN PADA SETIAP FENOMENA SEMESTA
  Muslim Sunni Diperbolehkan Mengikuti Fatwa Mufti Syiah
  Filosofi Haji dan Pesan Kemanusiaan
  Kedudukan Al-Quran dalam Mazhab Islam Syiah
  Kelahiran Nabi Anugerah Terbesar
  Pentingnya Memperingati Maulid Nabi Saw
  Shalat, Pembentuk Pilar Keluarga Sakinah
  Dialog Ilmiah Syeikh Sa’id Ramadhan Al-Buthi dan Syeikh Al-Albani
  Kezaliman, Penghalang Terbesar Memahami al Qur'an
  Perayaan Maulid Nabi dan Kontroversi Ma'na Bid’ah

پربازدیدترین ها