Indonesian
Sunday 11th of December 2016
code: 58828
Hakikat Syukur

 

Sumber :

Buku : taubat dalam naungan kasih sayang

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Raghib Isfahani, dalam buku agungnya yang dikenal dengan nama al-Mufradat, menyatakan bahwa akar dari kata bersyukur adalah dari mata air syukur.  Yakni, mata yang dipenuhi dengan air mata, atau mata air yang dipenuhi dengan air jernih.

Oleh karena itu, makna syukur adalah sebuah kondisi batin yang selalu mengingat Allah dan memberikan perhatian kepada berbagai nikmat Ilahi dengan memahami sumber datangnya nikmat itu dan bagaimana menggunakannya.

Terkait dengan realitas syukur, Khajeh Nasiruddin Thusi yang populer dengan panggilan “gurunya manusia”, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Allamah Majlisi, mengatakan bahwa bersyukur merupakan perbuatan yang paling baik dan paling agung. Ia menambahkan bahwa bersyukur hanya dapat dilakukan dengan serangkaian ucapan, perbuatan dan niat.

Dinukil dari buku taubat dalam naungan kasih sayang, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

user comment
 

latest article

  Yang Membahayakan Konsep Mahdawiyat
  Isu Imam Mahdi; Kondisi Ekonomi Masyarakat Mahdawi
  Pada Masa Keghaiban Mahdi af, Apa Perlu dikerjakan
  Bagaimana Imam Mahdi Kalahkan Musuh?
  Ayatullah Behjat Berbicara Tentang masa Depan
  Apakah Dunia harus Dipenuhi Kezaliman untuk Kemunculan Imam Mahdi?
  Ingatan Adalah Kearifan Orang Banyak
  Keutamaan Melaksanakan Sholat di Awal Waktu
  Syahadah Imam Hasan Askari (as). (Ayahanda Imam Mahdi)
  Imam Hasan Askari; Pembina Generasi Unggul

most visited