Indonesian
Sunday 25th of September 2016
code: 58661
Makna Bersyukur

 

Sumber :

Buku : taubat dalam naungan kasih sayang

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Raghib Isfahani, dalam buku agungnya yang dikenal dengan nama al-Mufradat, menyatakan bahwa akar dari kata bersyukur adalah dari mata air syukur.  Yakni, mata yang dipenuhi dengan air mata, atau mata air yang dipenuhi dengan air jernih.

Oleh karena itu, makna syukur adalah sebuah kondisi batin yang selalu mengingat Allah dan memberikan perhatian kepada berbagai nikmat Ilahi dengan memahami sumber datangnya nikmat itu dan bagaimana menggunakannya.

Terkait dengan realitas syukur, Khajeh Nasiruddin Thusi yang populer dengan panggilan “gurunya manusia”, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Allamah Majlisi, mengatakan bahwa bersyukur merupakan perbuatan yang paling baik dan paling agung. Ia menambahkan bahwa bersyukur hanya dapat dilakukan dengan serangkaian ucapan, perbuatan dan niat.

Dinukil dari buku taubat dalam naungan kasih sayang, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

user comment
 

latest article

  Fikih berkenaan dengan puasa
  Syarat-syarat wajibnya puasa
  Phobia Syiah, Rezim Saudi Larang di Masjid Syiah Dikumandangkan Azan
  Mengapa hari kiamat setiap orang masing-masing sibuk dengan dirinya sendiri-sendiri dan kabur dari sanak ...
  Mengapa hari kiamat setiap orang masing-masing sibuk dengan dirinya sendiri-sendiri dan kabur dari sanak ...
  Apa perbedaan antara idgham bighunnah dan idgham bilaghunnah dalam ilmu Tajwid?
  Apakah argumen kosmologi ada disebutkan dalam al-Quran? Jika memang ada disebutkan pada surah apa dan ayat ...
  Mungkinkah sebagian dari ruh menitis ke dalam diri orang lain. Demikian pula, apakah yang dimaksud dengan ...
  Ukiran Cincin Rasulullah Saw dan Maksumin as
  Bayangan Kematian di Perjalanan Waktu

most visited