Indonesian
Monday 23rd of October 2017
code: 58661
Makna Bersyukur

 

Sumber :

Buku : taubat dalam naungan kasih sayang

Karya : Ayatullah Husein Ansariyan

Raghib Isfahani, dalam buku agungnya yang dikenal dengan nama al-Mufradat, menyatakan bahwa akar dari kata bersyukur adalah dari mata air syukur.  Yakni, mata yang dipenuhi dengan air mata, atau mata air yang dipenuhi dengan air jernih.

Oleh karena itu, makna syukur adalah sebuah kondisi batin yang selalu mengingat Allah dan memberikan perhatian kepada berbagai nikmat Ilahi dengan memahami sumber datangnya nikmat itu dan bagaimana menggunakannya.

Terkait dengan realitas syukur, Khajeh Nasiruddin Thusi yang populer dengan panggilan “gurunya manusia”, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Allamah Majlisi, mengatakan bahwa bersyukur merupakan perbuatan yang paling baik dan paling agung. Ia menambahkan bahwa bersyukur hanya dapat dilakukan dengan serangkaian ucapan, perbuatan dan niat.

Dinukil dari buku taubat dalam naungan kasih sayang, karya Ayatullah Husein Ansariyan.

user comment
 

latest article

  Rintihan Pendosa di Malam Qadar
  Hasad
  Wara’ Dan Takwa (5)
  Konsep Insan Kamil dalam Perspektif Ibnu Arabi
  Mulla sadra dan pertanyaan tentang realitas (1)
  Irfan Teoritik Ibn ‘Arabî dalam Pandangan Mullâ Shadrâ(2)
  BERLEPAS DIRI DARI KEADAAN YANG BURUK DAN MENEKAN
  Wahabi Tidak Bisa Memungkiri Keutamaan Imam Ali as
  Akar Terorisme yang Mengatasnamakan Agama
  Larangan Allah Mendekati Perbuatan Keji