Indonesian
Friday 18th of October 2019
  4915
  0
  0

Revolusi Mukhtar Tsaqafi Dimulai

Revolusi Mukhtar Tsaqafi Dimulai

 

Tanggal 14 Rabiul Tsani tahun 66 Hijriah, Mukhtar bin Abi Ubaidah Tsaqafi, memulai revolusi untuk membalas kematian Imam Husein as yang gugur syahid dibunuh oleh pasukan Yazid bin Muawiyah, khalifah kaum muslimin saat itu. Imam Husein beserta 72 sahabat dan keluarga beliau, termasuk kaum perempuan dan anak-anak, diperangi oleh pasukan Yazid karena menolak berbaiat atau menerima kepemimpinan Yazid bin Muawiyah yang ilegal.

 

Mukhtar Tsaqafi dalam revolusi yang dipimpinnya itu berhasil membunuh para pembantai Imam Husein dan kemudian memimpin pemerintahan di kota Kufah selama satu tahun, sebelum akhirnya dibunuh oleh pasukan Mus'ab ibn Zubair, salah seorang antek dinasti Umayah.

 

Wardikhan Meninggal

 

Tanggal 14 Rabiuts-Tsani tahun 1023 Hijriah, Allah Wardikhan, salah seorang panglima pada Dinasti Safawi di Iran, meninggal dunia. Wardikhan awalnya adalah seorang budak asal Georgia yang dijual kepada Raja Tahmasab. Pada tahun 1004, karena kemampuannya yang tinggi, oleh Raja Abbas dia diangkat sebagai pemimpin pemerintahan  wilayah Fars.

 

Selama masa kepemimpinannya, Wardikhan banyak melakukan pembangunan demi kesejahteraan rakyat. Di antara hasil pembangunan yang dilakukannya adalah "Siyu Se Poul" atau "33 Jembatan" yang hingga kini masih berdiri tegak di kota Isfahan. (IRIB Indonesia)


source : indonesian.irib.ir
  4915
  0
  0
امتیاز شما به این مطلب ؟

latest article

      Bagaimana hubungan Iman dan ketenangan hati dalam pandangan Al-Quran?
      Rahbar: Tarian Kucing AS anti Sepah Pasdaran Sia-sia
      Pertemuan Rahbar dengan Peserta MTQ Internasional
      Hari Alam dan Kesadaran Ekologis Manusia
      Ribuan Warga Syiah Nigeria di Abuja Tuntut Pembebasan Syaikh Zakzaky
      Pesan Rahbar Masuki Tahun Baru 1398 HS
      Apakah terdapat kontradiksi antara ayat 95 surah al-Anbiya dan ayat 55-56 ayat surah al-Baqarah?
      Lewat Aksi Intifadah, Pemuda Palestina terus Lawan Zionis
      Gelombang Aksi Tuntut Umar Basyir Mundur, Terus Berlangsung di Sudan
      Indonesian Corner, Sarana Pertukaran Informasi Mahasiswa

 
user comment