Indonesian
Thursday 27th of February 2020
  873
  0
  0

Film Ini Satukan Sunni dan Syiah

REPUBLIKA.CO.ID, BAHRAIN--Ulama Sunni dan Syiah bersatu mengutuk film kontroversial "Innocence of Muslims". Mereka akan menggelar aksi protes bersama selepas shalat Jumat.

Ketua Dewan Agama Bahrain, Sayed Majeed Al-Mishal mengatakan film tersebut secara terang-terangan menghina Nabi Muhammad SAW. Karena itu, umat Islam harus menyatakan sikapnya.

"Jelas, kami sangat marah," kata dia seperti dikutip gulfnews.com, Jumat (14/9).

Terkait kerjasama Sunni dan Syiah, Sayed berharap kelompok Sunni dan Syiah dapat terus bekerja sama guna melindungi Islam dari penghinaan dan pelecehan.

"Ada perbedaan, tapi kewajiban kita sama," kata dia.

Sementara itu, mantan anggota parlemen Bahrain dan aktivis pro-Palestina Nasser Al Fadhala mengatakan para ulama Sunni telah sepakat untuk menggelar aksi unjuk rasa serentak di seluruh negeri selepas shalat Jumat.

Para khatib juga berencana untuk memberikan ceramah soal masalah itu. Al Fadhala mengatakan film ini memang sengaja dibuat untuk menciptakan permusuhan.

Sudah jelas, ada upaya menjauhkan umat Islam dari Nabi Muhammad SAW. "Yang pasti itu tidak akan berhasil," papar dia.

Redaktur: Yudha Manggala P Putra
Reporter: Agung Sasongko
Sumber: gulfnews

source : www.republika.co.id
  873
  0
  0
امتیاز شما به این مطلب ؟

latest article

    Kemenangan Revolusi Islam Iran Terinspirasi dari Revolusi Ahlulbait as
    Rezim AS, Simbol Kekerasan dan Pengobar Perang
    Ayatullah Hakim Nasehati Pemuda Irak untuk Jaga Persatuan
    Kehadiran Regional Bagian Elemen Kekuatan dan Keamanan Iran
    Pentingnya Pencegahan UU Negara Bangsa Yahudi
    Iran Jadi Negara Kelima yang Mampu Produksi Mesin Mutakhir HPGR
    Kehancuran Israel dengan Upaya Bangsa-Bangsa Muslim
    Pengiriman 120 Tim Rukyat Hilal 1 Syawal di Iran
    Fatwa 10 Marja Taklid mengenai Besaran Nominal Zakat Fitrah untuk Masyarakat di Iran
    Salat Idul Fitri 1439 H di Tehran akan Diimami Ayatullah Ali Khamanei

 
user comment